KENDALMU.OR.ID . Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Kendal ditantang tidak sekadar menjadi penjaga nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa. Organisasi yang memiliki ikatan historis dengan keluarga veteran itu harus tampil mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah, sekaligus ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan, semangat perjuangan para veteran harus diteruskan melalui pengabdian yang konkret. PPM diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang ikut menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kemiskinan hingga ancaman narkoba dan radikalisme.
Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal, Sugiarto, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PPM Kendal 2026 di gedung PGRI Kendal, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Bupati, Muscab menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi, sekaligus menentukan kepemimpinan dan program kerja lima tahun mendatang. PPM harus tetap berpegang pada nilai perjuangan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
“PPM harus ikut memerangi kemiskinan, kebodohan, radikalisme, dan penyalahgunaan narkoba. Isi kebersamaan dengan kegiatan positif. Jaga persatuan dan jangan mudah terprovokasi berita bohong maupun informasi yang memecah belah masyarakat,” tegasnya.
Dia berharap Muscab menghasilkan pemimpin yang energik, visioner, dan mampu merangkul seluruh anggota. Proses pemilihan harus mengedepankan musyawarah dan demokrasi agar tidak menimbulkan perpecahan internal. Program organisasi juga diminta sejalan dengan visi Kendal Berdikari.
Pemkab Kendal, lanjutnya, siap mendukung kegiatan positif PPM melalui penganggaran maupun bentuk kerja sama lainnya sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan. Kolaborasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan perlu diperkuat untuk menjaga kondusivitas daerah.
Ketua Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC BPK 45) Kendal, Soepardjan, menekankan pentingnya soliditas pengurus dan anggota. PPM juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri perjuangan.
“Kami berharap PPM terus berkolaborasi dengan organisasi terkait, membangun soliditas, dan bersama-sama mengawal nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC PPM Kendal Charis Moch Mansyur menyatakan akan segera melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah untuk memperkuat barisan organisasi. Kemitraan dengan TNI dan unsur terkait juga akan diperkuat sebagai bagian dari kontribusi menjaga keamanan daerah.
“PPM tidak ingin bergerak sendiri. Kami akan berjalan bersama TNI dan unsur terkait untuk mendukung keamanan dan ketertiban di Kendal,” katanya.
Charis menyebut jumlah anggota yang tercatat saat ini sekitar 40 orang. Pascamuscab, pengurus akan melengkapi struktur organisasi, menggelar rapat awal, serta mendata keluarga besar veteran yang belum bergabung. Putra-putri veteran juga didorong meneruskan semangat perjuangan melalui pengabdian nyata.
Muscab tersebut juga mengagendakan laporan pertanggungjawaban kinerja PC PPM periode 2021–2026, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, serta menetapkan Suhartono sebagai Ketua PC PPM Kendal periode 2026–2031.
Turut hadir dalam acara Ketua PD PPM Jawa Tengah Gatyt Sari Chotidjah, perwakilan Kodim 07/15 Kendal, jajaran PC PPM Kabupaten Kendal, dan PR PPM se Kabupaten Kendal. (fur)
