KENDALMU.OR.ID. Sinergi Muhammadiyah dan kepolisian di Kabupaten Kendal tak ingin berhenti sebatas meja silaturahmi.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal bersama Polres Kendal sepakat memperkuat kolaborasi, mulai menjaga keamanan, menangkal tawuran dan judi online, hingga mempercepat penanganan bencana.
Komitmen itu mengemuka saat PDM Kendal menerima silaturahmi Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, beserta jajaran, Rabu (12/8/2026)
Pertemuan berlangsung hangat, namun sarat pesan agar komunikasi kedua lembaga berbuah gerakan nyata bagi masyarakat.
Wakil Ketua PDM Kendal, KH M Farchan Tontowi menegaskan, keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian.
Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga ketenteraman.
“Tidak ada keamanan tanpa iman,” tegasnya.
Menurutnya, semangat Kendal Beribadat harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Masyarakat beriman, kata dia, semestinya mampu menghadirkan rasa aman melalui ucapan maupun perbuatan.
“InsyaAllah hubungan baik Muhammadiyah dengan Kapolres tetap berjalan terus,” ungkapnya.
Sementara itu, AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan Muhammadiyah merupakan mitra strategis dalam membangun keamanan sekaligus kemaslahatan masyarakat.
Ia berharap silaturahmi tersebut berkembang menjadi kerja sama konkret.
“Mohon dukungan dan do’a restu, supaya kami dapat diterima, bisa terus bersilaturahmi dan bersinergi dengan Muhammadiyah Kendal,” tuturnya.
Kapolres juga membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang, termasuk sertifikasi Garda melalui Polda.
Dalam penanganan kebencanaan, Polres Kendal siap bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan.
“Respon cepat sangat berpengaruh. Jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi kami melalui 110,” tegasnya.
Sekretaris PDM Kendal Moechammad Noer Agoes Hidayat, mendorong sinergi diperluas ke sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Kepolisian diharapkan ikut memberikan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya tawuran, judi online, kenakalan remaja, serta pentingnya membangun ketahanan keluarga melalui parenting.
Kapolres menyambut positif usulan tersebut. Ia meminta PDM memfasilitasi kunjungan ke sekolah Muhammadiyah untuk sosialisasi.
“Mohon difasilitasi untuk berkunjung ke sekolah-sekolah terkait sosialisasi bahaya tawuran dan judol,” ujarnya.
Sementara itu Ketua PDM Kendal H. Ikhsan Intizam, menegaskan Muhammadiyah siap membuka ruang kolaborasi.
Dengan jaringan pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah yang dimiliki, sinergi dengan kepolisian dinilai memiliki ruang yang luas.
“Kami menerima dengan senang hati. Silaturahmi ini jangan berhenti pada pertemuan hari ini, tetapi mari kita lanjutkan menjadi komunikasi dan kerja sama yang nyata untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kendal,” tegasnya.
Kolaborasi juga diarahkan untuk menghadapi persoalan kekeringan dan kebencanaan.
Muhammadiyah dan Polres Kendal sepakat memperkuat koordinasi agar respons terhadap persoalan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Pertemuan tersebut menjadi pijakan awal membangun Kendal yang aman, tertib, beriman, sekaligus semakin tanggap terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. (hid)
