KENDALMU.OR.ID. Di tengah sulitnya warga mendapatkan air bersih akibat kekeringan, galon bekas air mineral yang selama ini dianggap tak terpakai justru menjadi barang berharga.
SMK Muhammadiyah 3 Weleri menggalang donasi galon bekas untuk membantu warga terdampak kekeringan sekaligus mendukung misi kemanusiaan Muhammadiyah di Kabupaten Kendal.
Galon hasil penggalangan tersebut dikirimkan kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kendal.
Saat ini, MDMC masih membutuhkan banyak galon sebagai wadah untuk menampung dan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Gerakan tersebut menjadi wujud kepedulian SMK Muhammadiyah 3 Weleri terhadap persoalan lingkungan dan kemanusiaan.
Bantuan yang terlihat sederhana itu diharapkan dapat menunjang kelancaran distribusi air bersih, terutama bagi warga yang kesulitan memperoleh air selama musim kemarau berkepanjangan.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrohim, menegaskan bahwa kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Menurutnya, sekolah tidak hanya bertanggung jawab membekali siswa dengan pengetahuan akademik, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
“Jangan menunggu memiliki banyak untuk bisa berbagi. Barang yang sudah tidak terpakai pun dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain. Kami ingin kepedulian ini benar-benar dirasakan masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih,” tegas Maulana di sela pe gumpulan galon, Jumat (9/10/2026)
Waka Kesiswaan SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Muhammad Baidhowi, mengatakan, penggalangan donasi tersebut sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa.
Melalui aksi nyata, siswa diajak memahami pentingnya berbagi, bergotong royong, dan membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan.
“Ini bukan sekadar mengumpulkan galon bekas. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa membantu sesama bisa dimulai dari hal kecil. Ketika dilakukan bersama-sama, manfaatnya akan jauh lebih besar,” ujar Baidhowi.
Selain mendukung penanganan kekeringan, gerakan ini mengajarkan pemanfaatan barang bekas agar kembali memiliki nilai guna.
SMK Muhammadiyah 3 Weleri berharap semakin banyak pihak tergerak menyumbangkan galon bekas untuk membantu MDMC Kendal.
Sebab, di tengah krisis air bersih, ketersediaan wadah penampungan menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan air dapat menjangkau warga yang membutuhkan. (fur)
