Close Menu
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Opini
    • Pendidikan
    • Berita
  • Kemuhammadiyahan
    • Dakwah
    • Khazanah
    • Ukuwah
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Berita Terbaru

Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

Oktober 12, 2026

Kelola Harta Warisan, Buka Peluang Amal Jariah. 

Oktober 11, 2026

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Sulap Galon Bekas Jadi Penolong Korban Kekeringan

Oktober 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Daftar
  • Login
Facebook Instagram YouTube WhatsApp Telegram
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Daftar
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    1. Kesehatan
    2. Opini
    3. Pendidikan
    4. Berita
    5. View All

    Masih Nuasa Milad Ke 112 Muhammadiyah, AUM Pendidikan di Kendal Lakukan Jumsih

    November 22, 2024

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Tingkatkan Kualitas Jurnalis, MPI PP Muhammadiyah Gelar AJM

    November 22, 2024

    Senam Sehat Ceria LDK PDM Kendal: Tua Itu Pasti, Sehat Adalah Pilihan

    Agustus 21, 2023

    Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

    Oktober 12, 2026

    Pesan Kemarau Berkepanjangan: Tinjauan Teologis

    Oktober 8, 2026

    Ketika Prestasi Anak Menjadi Cermin Harga Diri Orang Tua

    Oktober 8, 2026

    Saatnya Mengubah Cara Mengelola Sampah

    Juli 13, 2026

    Irwan Aqib: Tanpa Akhlak, Ilmu Kehilangan Arah

    Juni 1, 2025

    Sofyan Anif: Pendidikan Muhammadiyah Bukan Sekadar Transfer Ilmu, Tapi Transformasi Nilai

    Mei 13, 2025

    Dari Mengelola ke Mengembangkan: Saatnya Sekolah Muhammadiyah Melompat Lebih Tinggi

    April 11, 2025

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Kelola Harta Warisan, Buka Peluang Amal Jariah. 

    Oktober 11, 2026

    SMK Muhammadiyah 3 Weleri Sulap Galon Bekas Jadi Penolong Korban Kekeringan

    Oktober 10, 2026

    Double Strike! Kevin Naqiba Borong Dua Juara di Forkot ASTA Semarang

    Oktober 8, 2026

    Tarung Sengit, Adnan Sabet Juara 3 FORKOT ASTA Semarang

    Oktober 8, 2026

    Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

    Oktober 12, 2026

    Kelola Harta Warisan, Buka Peluang Amal Jariah. 

    Oktober 11, 2026

    SMK Muhammadiyah 3 Weleri Sulap Galon Bekas Jadi Penolong Korban Kekeringan

    Oktober 10, 2026

    Pesan Kemarau Berkepanjangan: Tinjauan Teologis

    Oktober 8, 2026
  • Kemuhammadiyahan
    1. Dakwah
    2. Khazanah
    3. Ukuwah
    4. View All

    Makna Adzan sebagai Seruan Persatuan Umat: Kajian Ahad Pagi PCM Ngampel Bersama Ust. Musthofa

    Agustus 4, 2025

    Munafik dan Mukhlis: Cermin Kontras Kehidupan yang Terungkap dalam Al-Baqarah

    Juli 25, 2025

    Syahdu di Pagi Ahad: Menguatkan Tauhid dan Iman kepada Hari Akhir di Halaman Panti Yatim Muhammadiyah Boja

    Juni 1, 2025

    Ustadz Jumari Al Ngluwari Tekankan Pentingnya Tiga Nilai Akhlak Mulia: Pemaaf, Menyeru Kebaikan, dan Menjauhi Orang Jahil

    Mei 16, 2025

    Kapal Mendoan, Warisan Rasa dari Tanah Kebumen

    September 20, 2025

    PCM Ngampel Ingatkan Kader: Jangan Gagal Paham Soal Muhammadiyah

    Agustus 11, 2025

    Tiga Titik Cahaya Muhammadiyah: Dari Kampung Kecil di Yogyakarta Menyinari Nusantara hingga Dunia

    Agustus 9, 2025

    Pancasila sebagai Pedoman Moral dan Ideologis Bangsa

    Juni 1, 2025

    SAMBUT MILAD, MUHAMMADIYAH GELAR LOMBA FACHRODIN AWARD

    Agustus 29, 2023

    Bupati Kendal Beri Hadiah Umroh 2 Security Muhammadiyah, Berangkat Bergabung Jamaah Arrahmah Tour

    Agustus 19, 2023

    Rayakan HUT RI Ke 78, Pegawai Komplek Gedung PDM Kendal Gelar Jalan Sehat dan Lomba

    Agustus 19, 2023

    Sukses Gelar Musyawarah Cabang Aisyiyah Brangsong, Tetapkan Siti Rofingah sebagai Ketua

    Agustus 16, 2023

    Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

    Oktober 12, 2026

    Kelola Harta Warisan, Buka Peluang Amal Jariah. 

    Oktober 11, 2026

    SMK Muhammadiyah 3 Weleri Sulap Galon Bekas Jadi Penolong Korban Kekeringan

    Oktober 10, 2026

    Pesan Kemarau Berkepanjangan: Tinjauan Teologis

    Oktober 8, 2026
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Beranda » Jejak Malam Menuju Fajar
Cerpen

Jejak Malam Menuju Fajar

RedaksiRedaksiJuli 31, 202604 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Cerbung Gofur Alkendali

Bagian 1

Lelaki yang Pulang kepada Kesunyian

Hujan baru saja berhenti. Butir-butir air masih menggantung di ujung daun mangga di halaman rumah tua itu. Sesekali angin menggoyangkannya hingga jatuh perlahan ke tanah, seolah langit belum benar-benar selesai menangis. Di dalam rumah yang sederhana, seorang lelaki duduk sendiri di beranda. Namanya Jefri.

Usianya baru menginjak tiga puluh lima tahun, tetapi wajahnya menyimpan kelelahan yang sulit dijelaskan. Ada gurat-gurat yang bukan lahir karena umur, melainkan oleh perjalanan hidup yang terlalu sering mengajarinya kehilangan.

Di tangannya, secangkir kopi telah lama dingin. Ia tidak meminumnya.

Tatapannya justru larut menembus gelap yang membungkus pematang sawah di depan rumah. Malam selalu mempunyai cara untuk membuka pintu-pintu kenangan yang siang hari sengaja dikunci rapat.

“Aku ini sebenarnya sedang mencari apa?” gumamnya lirih.

Pertanyaan itu tidak ditujukan kepada siapa pun. Sudah bertahun-tahun ia mengejar banyak hal. Jabatan. Penghasilan. Pengakuan. Kehormatan. Semua pernah singgah.

Namun, ketika satu demi satu pergi, Jefri baru sadar bahwa ternyata tidak ada satu pun yang mampu mengisi ruang kosong di dalam dadanya. Langkah kaki terdengar dari halaman.

“Masih belum tidur?”

Suara itu membuat Jefri menoleh.

Seorang lelaki bertubuh tinggi mengenakan jaket lusuh berdiri di pagar bambu.

“Danang…”

Danang tersenyum tipis.

“Kukira kau sudah tidur.”

“Kalau hati belum tenang, mata sulit diajak tidur.”

Danang masuk tanpa banyak bicara. Persahabatan mereka telah berlangsung sejak kecil. Tak perlu banyak kalimat untuk memahami satu sama lain.

Ia duduk di samping Jefri. Mereka sama-sama memandang langit.

“Masih memikirkan semuanya?”

Jefri mengangguk pelan.

“Aku merasa semakin jauh berjalan, semakin aku tidak mengenali diriku sendiri.”

Danang menghela napas.

“Aku juga pernah begitu.”

Jefri menoleh.

“Kau?”

Danang tersenyum.

“Bedanya, aku lebih cepat sadar.”

Mereka tertawa kecil. Tawa yang sebentar saja, lalu kembali tenggelam dalam kesunyian.

Setelah beberapa saat, Danang berkata perlahan,

“Besok ikut aku.”

“Ke mana?”

“Ke rumah Haji Sadikin.”

Jefri mengernyit.

“Untuk apa?”

“Kadang manusia tidak membutuhkan jawaban. Ia hanya butuh seseorang yang mengingatkannya kepada Allah.”

Pagi datang bersama embun. Rumah Haji Sadikin berdiri di tepi kebun bambu. Tidak besar, bahkan nyaris tak berbeda dengan rumah-rumah warga lainnya. Yang membedakan hanyalah suasananya. Ada ketenangan yang sulit diterangkan.

Di halaman tumbuh pohon sawo tua. Di teras, beberapa santri kecil sedang mengaji. Haji Sadikin duduk di kursi kayu sambil membaca Al-Qur’an. Jubah putihnya sederhana. Sorban kecil melingkar di kepalanya.

Ketika melihat Danang dan Jefri datang, beliau menutup mushaf perlahan lalu tersenyum.

“Silakan masuk.”

Jefri menyalami tangan lelaki sepuh itu. Entah mengapa, genggaman tangan itu terasa hangat.

“Ini Jefri, Ji,” kata Danang.

“Saya sering mendengar namanya.”

Jefri terkejut.

“Dari siapa?”

“Dari Danang.”

Danang hanya tersenyum. Haji Sadikin mempersilakan mereka duduk.

Tidak ada ceramah. Tidak ada nasihat panjang. Beliau justru bertanya,

“Jefri… kapan terakhir kali engkau benar-benar berbicara kepada Allah?”

Pertanyaan itu membuat dada Jefri bergetar.

“Saya… salat lima waktu, Ji.”

Haji Sadikin mengangguk.

“Itu kewajiban.”

Beliau berhenti sejenak.

“Yang saya tanyakan, kapan terakhir kali engkau menangis di hadapan-Nya tanpa meminta dunia?”

Jefri terdiam. Ia mencari jawaban. Namun yang ditemukannya hanya kesunyian. Haji Sadikin tersenyum lembut.

“Jangan malu kalau tidak bisa menjawab.”

Beliau menunjuk segelas air putih di meja.

“Coba lihat air ini.”

Jefri memperhatikannya.

“Kalau gelasnya penuh lumpur, lalu kita ingin membersihkannya, apa yang harus dilakukan?”

“Dituangi air bersih.”

“Apakah sekali tuang langsung jernih?”

“Tidak.”

“Kenapa?”

“Lumpurnya terlalu banyak.”

Haji Sadikin mengangguk.

“Itulah hati manusia.”

Jefri menunduk.

“Jangan mengira satu kali istighfar akan menghapus semua karat hati. Teruslah mengalirkan zikir, istighfar, dan amal baik. Sedikit demi sedikit, hati akan jernih. Allah tidak menilai seberapa cepat engkau berubah. Allah melihat kesungguhanmu untuk kembali.”

Air mata Jefri mulai menggenang. Haji Sadikin melanjutkan,

“Anakku, banyak orang mengira taubat dimulai ketika seseorang berhenti berbuat dosa.”

Beliau menggeleng.

“Keliru.”

“Lalu kapan taubat dimulai, Ji?” tanya Jefri.

“Ketika seseorang berhenti membanggakan dosanya.”

Suasana menjadi hening. Hanya terdengar desir angin yang memainkan daun-daun bambu.

Danang menatap sahabatnya. Ia melihat sesuatu yang selama ini hilang dari wajah Jefri. Kerendahan hati. Haji Sadikin bangkit. Beliau mengajak keduanya berjalan menuju kebun belakang. Di sana mengalir sebuah sungai kecil. Airnya bening.

“Jefri.”

“Iya, Ji.”

“Lihat sungai itu.”

Jefri memandang aliran air yang terus bergerak.

“Air tidak pernah menolak batu. Ia mengalir melewatinya.”

Beliau tersenyum.

“Jadilah seperti air. Jangan habiskan hidupmu mengutuk batu-batu ujian. Mengalirlah menuju Allah. Sebab semua sungai akhirnya bermuara ke laut.”

Jefri memejamkan mata. Ada sesuatu yang luruh dalam dadanya. Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, ia merasa tidak harus menjadi manusia yang selalu tampak kuat.

Ia hanya perlu menjadi seorang hamba yang mau pulang. Dan barangkali, perjalanan paling jauh dalam hidup manusia bukanlah melintasi lautan atau mendaki gunung. Melainkan perjalanan dari kepala menuju hati. Dan dari hati menuju Tuhan.

bersambung

Gading akhir Juli 2026

Post Views: 62
Share. Facebook Telegram WhatsApp

Related Posts

Jejak Malam Menuju Fajar

Juli 31, 2026

Sujud yang Tertinggal di Sudut Kamar

Juli 26, 2026

Piala Dunia Bagi Muazim Subuh

Juli 19, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tawuran No, Tapak Suci Yess

Februari 2, 2024

Jamaah Umroh Termuda dan Tertua, Elfino dan Sunaryo Diterbangkan Ke Tanah Suci Via Arrahmah Tour

Februari 20, 2024

Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Singorojo, Sekretaris PDM Kendal: Muhammadiyah Jangan Ketinggalan

Agustus 2, 2023

Ketua PCM Kangkung, Dari Jualan Pupuk Sampai Punya 5 Kios Toko

Februari 17, 2024
Don't Miss
Opini

Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

By Redaksi

Oleh Galuh Andi Luxmana* Sebagai seorang praktisi pendidikan, saya menyimpan keresahan yang semakin penting untuk…

Kelola Harta Warisan, Buka Peluang Amal Jariah. 

Oktober 11, 2026

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Sulap Galon Bekas Jadi Penolong Korban Kekeringan

Oktober 10, 2026

Pesan Kemarau Berkepanjangan: Tinjauan Teologis

Oktober 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

Oktober 12, 2026

Kelola Harta Warisan, Buka Peluang Amal Jariah. 

Oktober 11, 2026

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Sulap Galon Bekas Jadi Penolong Korban Kekeringan

Oktober 10, 2026
Most Popular

Tawuran No, Tapak Suci Yess

Februari 2, 2024

Jamaah Umroh Termuda dan Tertua, Elfino dan Sunaryo Diterbangkan Ke Tanah Suci Via Arrahmah Tour

Februari 20, 2024

Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Singorojo, Sekretaris PDM Kendal: Muhammadiyah Jangan Ketinggalan

Agustus 2, 2023
Majelis
  • Coronavirus
  • Opini
  • Dakwah
  • Khazanah
  • Fiqih
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Buy Now
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.