KENDALMU.OR.ID – Sebanyak 620 siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja, Kendal dibekali pengalaman langsung di dunia industri untuk memperkuat kompetensi dan kesiapan menghadapi persaingan kerja.
Melalui Kunjungan Industri (KI) pada 12–16 Oktober 2026, siswa dari enam jurusan diajak mengenal teknologi, proses produksi, hingga standar profesionalisme di perusahaan dan instansi.

Langkah ini menjadi upaya sekolah menjembatani pembelajaran di kelas dengan kebutuhan nyata dunia kerja.
Kegiatan yang memberangkatkan peserta menggunakan 16 bus tersebut menyasar tujuh perusahaan dan instansi, yakni PT Duta Hino, PT Laksana Karoseri, PT Hiron Indonesia Industri, PT Trina Mas Agra Indonesia, TVKU Semarang, PT MOD Indo, dan Bank Bukopin.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menegaskan, kunjungan industri bukan sekadar agenda rutin sekolah, melainkan bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja.

“Melalui kunjungan industri, kami ingin siswa mendapatkan pengalaman nyata tentang dunia kerja. Mereka tidak cukup hanya memahami teori di kelas, tetapi juga perlu melihat langsung bagaimana teknologi digunakan, proses produksi dijalankan, dan profesionalisme diterapkan di lingkungan industri,” ujar Nur Khirin di sela pemberangkatan kunjungan industri, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan siswa sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi tantangan setelah lulus.

Sementara itu, Waka Kurikulum SMK Muhammadiyah 2 Boja Pani, menjelaskan, kunjungan industri menjadi sarana menghubungkan materi pembelajaran dengan praktik di lapangan.
“Pengalaman langsung di industri membantu siswa memahami relevansi kompetensi yang dipelajari di sekolah dengan kebutuhan perusahaan. Harapannya, mereka semakin termotivasi meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Dalam kunjungan ke PT Trina Mas Agra Indonesia, siswa mengenal teknologi energi terbarukan dan proses produksi sel surya. Di PT Laksana Karoseri, mereka mempelajari proses pembuatan bodi bus dan standar kualitas manufaktur.

Siswa juga memperoleh wawasan tentang layanan keuangan di Bank Bukopin serta proses produksi program televisi dan penyiaran saat mengunjungi TVKU Semarang.
Setelah rangkaian kunjungan industri, peserta melanjutkan kegiatan outing class dan tadabur alam di Bali.
Agenda ini dirancang untuk memperluas pengalaman belajar di luar kelas, mengenalkan kekayaan alam, serta menambah pemahaman siswa mengenai keragaman budaya dan adat istiadat masyarakat setempat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Boja berharap siswa tidak hanya memiliki keterampilan sesuai bidang keahlian, tetapi juga wawasan luas, karakter yang kuat, dan kemampuan menghargai keberagaman sebagai bekal menghadapi masa depan. (fur)
