KENDALMU.OR.ID – Jeritan peternak ayam petelur rakyat di Kendal pecah di tengah Alun-alun Kendal.
Sebanyak 15 ribu ekor ayam petelur dibagikan kepada masyarakat dalam aksi Senin (10/8/2026), sebagai simbol peternak sudah tak sanggup menanggung beban biaya pakan yang terus melonjak.
Aksi tersebut diikuti 1.247 peternak dan pekerja yang datang menggunakan 147 kendaraan.
Mereka membawa ribuan ayam petelur untuk dibagikan kepada warga sekaligus menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera menyelamatkan keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal, Suwardi, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan peternak rakyat di sejumlah daerah. Kondisi peternak saat ini dinilai semakin tertekan karena biaya produksi meningkat, sementara harga telur justru anjlok.
“Peternak rakyat saat ini benar-benar dalam kondisi sulit. Kami sudah tidak kuat memberi makan ternak karena harga pakan terus naik,” tegas Suwardi.
Ia menyebut harga pakan kini mencapai sekitar Rp7.600 per kilogram, naik sekitar 25 persen. Sementara harga telur di tingkat peternak hanya berkisar Rp19.000-Rp20.000 per kilogram. Padahal, harga telur yang dinilai layak berada di kisaran Rp26.500 per kilogram.
Menurut Suwardi, pakan menyumbang sekitar 70 persen dari total biaya produksi. Karena itu, peternak mendesak pemerintah segera menekan harga pakan agar usaha rakyat tidak semakin terpuruk.
Selain itu, peternak meminta stabilisasi harga telur, perpanjangan bantuan stabilisasi pasokan dan harga pakan hingga enam bulan, serta memasukkan telur dalam cadangan pangan pemerintah.
Peternak juga mendesak pemerintah menegakkan Permen 32 Tahun 2017 terkait hak budi daya agar peternak rakyat memiliki ruang usaha yang lebih kuat.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan Pemkab Kendal akan menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut dan meneruskannya kepada pemerintah pusat.
“Kami menyadari kondisi terpuruk yang dihadapi teman-teman peternak, terutama harga pakan yang terus naik dan harga telur yang menurun,” ujar Dyah.
Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq turut mendukung perjuangan peternak. “Segera saja menurunkan harga pakan dan juga menaikkan harga telur ayam,” tegasnya. (fur)
