KENDALMU.OR.ID – Kemajuan Muhammadiyah tidak cukup hanya ditopang semangat dakwah. Kekuatan akidah, keluasan ilmu, kemandirian ekonomi, serta kesungguhan membangun amal jariyah menjadi fondasi penting agar persyarikatan terus berkembang dan memberi manfaat lintas generasi.
Pesan tersebut mengemuka dalam Pengajian Ahad Pahing edisi spesial Milad Muhammadiyah ke-114 yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukorejo di Gedung TunasMu, Sumber, Kebumen, Minggu (1/11/2026). Ratusan jamaah memadati lokasi untuk mengikuti pengajian bertema Karakteristik dan Kepribadian Islam Berkemajuan.
Hadir sebagai pemateri, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Ustadz Dr Ali Trigiyatno, M.Ag. Kegiatan juga dimeriahkan bazar MEK PCA Sukorejo dan layanan kesehatan RSI Muhammadiyah 2 Kendal.
Dalam tausiyahnya, Ali menegaskan Muhammadiyah harus terus maju tanpa kehilangan prinsip dan jati diri. “Muhammadiyah itu maju, tapi tidak kemajon,” tegasnya.
Dia memaparkan lima karakteristik Islam berkemajuan. Pertama, memiliki akidah tauhid yang lurus, bersih, dan kokoh. Kedua, gemar menghadiri majelis ilmu serta memiliki wawasan luas. Menurutnya, perhatian Muhammadiyah terhadap pendidikan dan riset menjadi modal penting membangun peradaban.
Ketiga, memiliki kekuatan ekonomi. Ali mengingatkan bahwa kekayaan bukan sesuatu yang negatif selama digunakan untuk kemaslahatan.
“Kaya itu harus diperjuangkan. Kaya itu tidak negatif. Yang negatif itu kikir. Jadilah orang kaya yang dermawan,” ujarnya.
Keempat, membiasakan diri menimbang sebelum bertindak dan meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat. Kelima, mengutamakan amal berkelanjutan, terutama sedekah jariyah dan wakaf.
Pesan terakhir tersebut selaras dengan ikhtiar PCM Sukorejo membangun Klinik Pratama di atas tanah wakaf. Peletakan batu pertama direncanakan 21 November 2026.
Ketua PCM Sukorejo Amrul Hidayat mengajak warga persyarikatan menyukseskan rangkaian Milad Muhammadiyah ke-114, termasuk jalan sehat pada 21 November mendatang dengan titik start dan finis di SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo.
Menutup tausiyah, Ali berpesan, “Tiada hari tanpa memberi, tiada minggu tanpa membantu, tiada bulan tanpa iuran, dan tiada tahun tanpa membangun.”
Pengajian ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Islam dan persyarikatan.(silo)
