KENDALMU.OR.ID. Dua medali emas yang diborong Rahmi Febrianti di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 mendapat apresiasi dari MPKU PD Muhammadiyah Kendal dan Kospin Kuncup Melati.
Atlet sepeda asal Kabupaten Kendal tersebut diganjar uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilannya mengharumkan nama daerah melalui cabang olahraga sepeda.
Masing-masing lembaga memberikan uang pembinaan sebesar Rp1 juta. Apresiasi dari MPKU disampaikan Wakil Ketua MPKU PDM Kendal, Nasri, bersama Anang Wicaksono yang merupakan Wakil Direktur RSI. Sementara Kuncup Melati turut memberikan penghargaan sebagai bentuk dukungan terhadap atlet berprestasi.
Rahmi berhasil meraih dua medali emas dari nomor downhill putri dan BMX putri. Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus membuka peluang bagi atlet berusia 19 tahun itu untuk melangkah ke kompetisi olahraga tingkat nasional.
Ketua Kospin Kuncup Melati Taufik Husein menyampaikan, apresiasi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap atlet yang telah mengharumkan nama Kendal. Dukungan semacam ini diharapkan dapat memacu semangat atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi.
“Harapannya, apresiasi ini bisa menjadi motivasi agar Rahmi semakin bersemangat mempertahankan prestasinya. Mudah-mudahan ke depan bisa kembali meraih emas dan membawa nama Jawa Tengah di PON,” ungkap Bang Upik sapaan akrab Taufik Husein, Selasa (3/11/2026) siang.
Rahmi merupakan atlet yang bernaung di bawah Club Sepeda Purwo Sejati (PWRS) Kendal, di bawah kepemimpinan Munawir yang juga menjabat Ketua Umum ICF Kendal.
Munawir menyambut positif capaian dua medali emas yang diraih Rahmi. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus modal untuk meningkatkan pembinaan atlet sepeda di Kendal.
“Prestasi yang diraih Rahmi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Kami berharap capaian dua medali emas Porprov ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten. Ke depan, kami akan terus mendorong pembinaan agar Rahmi bisa berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi PON 2028,” ujarnya.
Rahmi mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilannya meraih dua emas di Kendal menjadi pengalaman istimewa setelah sebelumnya belum berhasil mendapatkan medali emas ketika mewakili Jawa Barat.
“Alhamdulillah, sekarang pindah ke Kendal bisa mendapatkan dua medali emas,” ungkapnya.
Atlet asal Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, itu mengaku selama ini menjalani latihan secara mandiri tanpa pelatih khusus. Persiapannya dilakukan melalui latihan ketahanan fisik, bersepeda menuju kawasan Gebangan, serta latihan kebugaran di pusat kebugaran.
Rahmi berharap prestasinya membuka jalan untuk memperkuat kontingen Jawa Tengah pada PON 2028. “Semoga bisa ikut PON tahun 2028 dan mendapatkan emas lagi,” harapnya. (fur)
