KENDALMU.OR.ID. Sebanyak 163 siswa SD Muhammadiyah Sukorejo, Kabupaten Kendal, mengikuti Muhad Muda Inspiring Camp (MIC) untuk mengasah kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Selama dua hari, Jumat-Sabtu (30-31/10/2026), para siswa digembleng melalui berbagai aktivitas edukatif dan kepanduan di perkemahan Omah e Oppa Waterpark Dukuh Pakeman Desa Sidodadi, Patean Kendal.
Perkemahan tersebut bukan sekadar kegiatan rekreasi di alam terbuka. MIC dirancang sebagai sarana pembelajaran karakter melalui pengalaman langsung.
Siswa diajak menghadapi tantangan, mengurus kebutuhan sendiri, bekerja sama dalam regu, serta membangun solidaritas dengan teman-temannya.
Ketua Panitia MIC, Fifi Nurdiana, mengatakan kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai kemandirian dan keterampilan sosial yang tidak selalu bisa diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas.
“Anak-anak tidak hanya belajar teori di dalam kelas. Melalui perkemahan ini, mereka belajar mandiri, disiplin, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Kami berharap pengalaman positif selama kegiatan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Fifi, pembentukan kelompok dalam sistem regu juga bertujuan mempererat keakraban antarsiswa lintas kelas.
Dengan berinteraksi dan menyelesaikan berbagai tantangan bersama, peserta diharapkan semakin kompak tanpa sekat pertemanan.
Materi kepanduan Hizbul Wathan (HW) menjadi salah satu kegiatan utama. Peserta mendapatkan pembekalan keterampilan atau scout skill berupa sandi Arab, sandi kotak, sandi rumput, dan semafor.
Selain itu, mereka mengikuti tracking pos dan kegiatan berenang untuk melatih ketangkasan, keberanian, serta kemampuan menghadapi tantangan.
Kepala SD Muhammadiyah Sukorejo, Butuk Kemisih, menegaskan pembentukan karakter harus dilakukan melalui pengalaman nyata agar nilai-nilai positif benar-benar tertanam dalam diri siswa.
“Perkemahan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar menghadapi tantangan, mengembangkan keberanian, serta membangun rasa tanggung jawab. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan,” tegasnya.
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kendal, Teguh Anindito, turut menekankan pentingnya kepanduan sebagai media pendidikan karakter sejak usia sekolah dasar. Nilai kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan perlu ditanamkan melalui kegiatan yang melibatkan pengalaman langsung.
Suasana perkemahan semakin semarak melalui kegiatan api unggun dan pentas seni pada malam puncak. Perpaduan aktivitas edukatif, kepanduan, dan rekreasi tersebut diharapkan menjadi pengalaman berkesan sekaligus bekal positif bagi peserta dalam kehidupan sehari-hari.
