KENDALMU.OR.ID – Kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari ternyata memiliki tuntunan yang perlu diperhatikan umat Islam. Hal itu menjadi sorotan dalam Pengajian Ahad Pagi yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngampel di Aula Kecamatan Ngampel, Ahad (9/8/2026).
Pengajian tersebut diikuti anggota PCM Ngampel dan pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Kajian menghadirkan Ustadz Adi Ismanto yang juga Ketua Majelis Tabligh PCM Ngampel sebagai penceramah.
Mengusung tema “Perilaku Keseharian yang Disukai dan Dibenci oleh Rasulullah”, kajian membahas sejumlah aktivitas keseharian berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW serta putusan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Ustadz Adi menjelaskan, Islam memberikan tuntunan terhadap berbagai aktivitas manusia, termasuk kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Menurutnya, umat Islam perlu memastikan kebiasaan tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW.
Salah satu materi yang dibahas yakni adab tidur. Rasulullah SAW mencontohkan tidur dengan posisi miring ke kanan. Jamaah juga dianjurkan berwudu sebelum tidur, kemudian membaca Surah Al-Ikhlas, An-Nas, serta Ayat Kursi.
“Sesuatu yang dilakukan Nabi pasti banyak manfaatnya. Ayo Ayah Bunda, awalnya kalau tidak terbiasa pasti pegal, tapi ada manfaatnya,” tegas Ustadz Adi.

Selain tidur, kajian juga mengulas adab duduk. Duduk bersila diperbolehkan karena pernah dicontohkan Rasulullah SAW.
Sementara posisi ihtiba juga diperbolehkan, tetapi perlu dihindari ketika salat Jumat karena berpotensi membuat seseorang tertidur, terlebih jika bersandar.
“Banyak waktu Jumatan pada tidur. Tapi posisi duduk bersila dan tidak bersandar ke tiang atau ke dinding maka wudhunya tidak batal,” jelasnya.
Dalam adab majelis, jamaah diingatkan tidak mengusir seseorang yang lebih dahulu menempati tempat duduk selama orang tersebut belum meninggalkan majelis. Jamaah juga dianjurkan datang lebih awal dan menempati saf atau tempat bagian depan, khususnya dalam majelis ilmu.
Melalui kajian tersebut, PCM Ngampel mendorong jamaah semakin mencintai Rasulullah SAW dengan meneladani perilaku beliau serta meninggalkan kebiasaan yang tidak disukai.
Pengamalan sunnah dalam kehidupan sehari-hari diharapkan menjadi bagian dari upaya meraih kebaikan dan syafaat Rasulullah SAW di akhirat. (rio)
