KENDALMU.OR.ID – Sebanyak 420 Pandu Athfal utusan SD dan MI Muhammadiyah se-Kabupaten Kendal mengikuti Giat Prestasi Pandu Athfal di Kampus SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Kendal tersebut tidak sekadar menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses kaderisasi Muhammadiyah sejak usia dini.
Sekretaris PDM Kendal, Moechammad Agoes Noer Hidayat, menegaskan pembinaan Pandu Athfal memiliki posisi strategis dalam menyiapkan kesinambungan kader Muhammadiyah.

Menurutnya, kaderisasi harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, termasuk melalui Hizbul Wathan.
“Giat Prestasi Pandu Athfal bukan sekadar perlombaan. Ini bagian dari proses kaderisasi Muhammadiyah. Anak-anak sejak dini dikenalkan dengan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, keislaman, dan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah,” ujarnya saat membuka acara.
Agoes menegaskan, pembentukan kader tidak bisa dilakukan secara instan ketika seseorang telah memasuki usia remaja atau dewasa.
Karena itu, nilai-nilai Muhammadiyah perlu dikenalkan melalui aktivitas yang sesuai dengan usia anak.
“Kalau kita ingin menyiapkan kader Muhammadiyah yang kuat pada masa mendatang, prosesnya harus dimulai sekarang. Pandu Athfal menjadi salah satu pintu awal untuk menanamkan kecintaan terhadap Muhammadiyah sekaligus membentuk karakter anak,” tegas Agoes.
Ketua Panitia Giat Prestasi Pandu Athfal, Ramanda Rommy Fahmy Firdause, mengatakan kegiatan sehari penuh ini dirancang bukan semata untuk mencari pemenang, tetapi memberikan pengalaman pembentukan karakter kepada peserta.
-

420 peserta mengikuti Giat Prestasi Pandu Athfal yang diselenggarakan oleh Kwarda HW Kendal
“Giat Prestasi Pandu Athfal ini bukan hanya tentang siapa yang menang. Anak-anak kami ajak berani berkompetisi, disiplin, bekerja sama, sportif, bertanggung jawab, dan percaya diri,” kata Rommy.
Sementara itu, Ketua Kwarda HW Kendal, Ramanda Teguh Anindito, menegaskan pembinaan Pandu Athfal merupakan investasi kaderisasi yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
“HW memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki iman, akhlak, kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan. Pembinaan itu harus dimulai sejak anak-anak,” tegas Teguh.
Kegiatan mengusung tema “Membentuk Pandu Athfal yang Ceria, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi”. Beragam lomba digelar, mulai baris-berbaris, tali-temali, doa dan surat pendek, memasukkan bola ke ring, yel-yel, seni dan budaya, paduan suara Mars HW, atribut seragam, lingkungan bersih hingga bumbung kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, HW Kendal mendorong Pandu Athfal tumbuh sebagai generasi yang kreatif, percaya diri, berakhlak, terampil, dan memiliki semangat untuk melanjutkan kaderisasi Muhammadiyah. (fur)
