SUKOREJO.KENDALMU.OR.ID. Suasana haru menyelimuti aula SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo, Kendal, Sabtu (3/8/2025), saat dua siswa tampil dalam kegiatan Tasmi’ Qur’an, sebuah program sekolah yang rutin digelar untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mengapresiasi capaian siswa dalam membaca dan memahami Kalamullah.
Dua siswa inspiratif, Wafa Gusfa Quinta Ilma dan Nadin Dzakiyatunnisa, menjadi bintang dalam kegiatan tersebut.
Keduanya membacakan Juz 4 Al-Qur’an secara terbuka, di hadapan para guru, teman-teman, dan orang tua yang turut hadir menyaksikan.
Lantunan ayat-ayat suci mereka mengalun khusyuk, sesuai kaidah tajwid dan makhraj huruf yang benar. Takbir lirih dan derai air mata terdengar menyambut setiap bait ayat yang dibaca penuh penghayatan.
Kepala SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo, Shofiq Ghorbal, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tasmi’ bukan sekadar evaluasi hafalan siswa, melainkan bagian dari pembinaan karakter berbasis spiritualitas.
“Tasmi’ adalah wujud nyata upaya sekolah membangun budaya cinta Al-Qur’an di kalangan peserta didik. Kami berharap kelak anak-anak ini bisa menjadi penghafal Qur’an yang membawa orang tuanya ke surga Allah,” ujarnya penuh harap.
Ia menambahkan, sekolah Muhammadiyah tidak hanya mengedepankan penguasaan kompetensi vokasi dan akademik, tapi juga menanamkan nilai-nilai Islam dan pembentukan akhlak mulia.
Kegiatan Tasmi’ menjadi simbol bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya dinilai dari angka, tapi juga dari akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Cabang Sukorejo, Sutadi, yang turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menyebut bahwa tradisi Tasmi’ adalah ciri khas pendidikan Muhammadiyah yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan.
“Kami ingin Al-Qur’an menjadi pedoman hidup siswa, bukan sekadar dicaca dan dihafalkan, tapi juga menjadi nilai yang membentuk perilaku dan keputusan mereka sehari-hari,” tegasnya.
Di akhir acara, suasana menjadi semakin haru ketika kedua peserta menyampaikan ungkapan hati mereka. Wafa Gusfa Quinta Ilma mengaku sempat gugup sebelum tampil, namun ia merasa diberi kekuatan oleh Allah untuk tampil percaya diri.
“Awalnya saya gugup, tapi saya ingat ini adalah amanah dari Allah. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus menjaga dan menambah hafalan saya,” ucapnya dengan mata berbinar.
Nadin Dzakiyatunnisa pun menyampaikan rasa syukurnya bisa menampilkan bacaan Al-Qur’an di hadapan para guru dan orang tuanya. Baginya, ini bukan hanya panggung, tapi bentuk tanggung jawab dan persembahan kecil untuk agama dan keluarga.
Kegiatan ini turut menggugah hati para orang tua. Banyak di antara mereka yang mengaku bangga dan terharu melihat anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tapi juga dekat dengan Al-Qur’an.
Sebagai bentuk apresiasi, kedua siswa tersebut mendapat motivasi langsung dari para guru Al-Qur’an. Ini diharapkan menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk ikut menapaki jalan mulia sebagai pecinta dan penjaga Kalamullah.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo terus meneguhkan misinya: melahirkan generasi muda yang unggul dalam keterampilan, tangguh dalam iman, dan berakhlak Qur’ani—siap menjadi penerang di tengah tantangan zaman. (fur)
