KENDALMU.OR.ID. Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Darul Arqom Patean, Kamis (22/10), tak sekadar diisi upacara dan perlombaan keagamaan. Puluhan santri turun langsung membantu distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Pilangsari, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean.
Sebanyak 32 santri bersama ustaz pendamping bergabung dengan relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kendal dan komunitas relawan lainnya.
Mereka mengerahkan delapan unit armada untuk menyalurkan air bersih dari sumber mata air Siberuk, Kauman, Kecamatan Sukorejo, menuju wilayah terdampak kekeringan.
Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap sesama sekaligus mengajarkan santri agar tidak hanya memahami nilai-nilai kebaikan secara teori, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Ustaz pendamping Darul Arqom, Azhar, mengatakan keterlibatan santri dalam distribusi air bersih merupakan wujud rasa syukur sekaligus latihan kepedulian sosial.
“Hari ini kami membawa sejumlah santri untuk membantu pendistribusian air bersih sebagai wujud syukur dan melatih kepedulian terhadap sesama yang sedang menghadapi ujian kekeringan,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran langsung di luar kelas. Santri perlu mendapatkan pengalaman nyata agar kelak mampu berbaur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Belajar tidak cukup hanya di dalam kelas. Santri juga perlu praktik langsung di lapangan karena kelak mereka akan hidup dan berbaur di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain membantu distribusi air, para santri juga menyerahkan donasi infak yang dihimpun dari seluruh santri pondok pesantren. Donasi tersebut disalurkan melalui Lazismu Patean untuk mendukung operasional pendistribusian air bersih.
Sekretaris Relawan Siberuk, Isdiyanto, mengapresiasi keterlibatan para santri. Dia berharap dukungan serupa terus berlanjut selama kekeringan masih melanda sejumlah wilayah.
“Kami dari MDMC Kendal dan relawan Siberuk berterima kasih atas bantuan para santri. Kami juga berharap dukungan infak dari wali santri karena titik kekeringan semakin banyak dan kebutuhan operasional distribusi air terus meningkat,” katanya.
Melalui aksi tersebut, peringatan Hari Santri menjadi momentum meneguhkan peran santri sebagai penggerak kepedulian sosial, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (es)
