Close Menu
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Opini
    • Pendidikan
    • Berita
  • Kemuhammadiyahan
    • Dakwah
    • Khazanah
    • Ukuwah
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Berita Terbaru

Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

Oktober 22, 2026

77 KDMP Kendal Siap Operasi, Masih Terganjal Perintah Pusat.

Oktober 22, 2026

Satlantas Kendal Tekuk Forwaken 5-3, Kasatlantas Cetak Hattrick

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Daftar
  • Login
Facebook Instagram YouTube WhatsApp Telegram
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Daftar
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    1. Kesehatan
    2. Opini
    3. Pendidikan
    4. Berita
    5. View All

    Masih Nuasa Milad Ke 112 Muhammadiyah, AUM Pendidikan di Kendal Lakukan Jumsih

    November 22, 2024

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Tingkatkan Kualitas Jurnalis, MPI PP Muhammadiyah Gelar AJM

    November 22, 2024

    Senam Sehat Ceria LDK PDM Kendal: Tua Itu Pasti, Sehat Adalah Pilihan

    Agustus 21, 2023

    Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

    Oktober 22, 2026

    Catatan Santri : Ketika Sarung, Kitab, dan Sajadah Menjadi Simbol Perjuangan*

    Oktober 22, 2026

    Biarkan, Masih Banyak Orang, Kalimat Sederhana Yang Membunuh Pengkaderan

    Oktober 16, 2026

    Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

    Oktober 12, 2026

    Irwan Aqib: Tanpa Akhlak, Ilmu Kehilangan Arah

    Juni 1, 2025

    Sofyan Anif: Pendidikan Muhammadiyah Bukan Sekadar Transfer Ilmu, Tapi Transformasi Nilai

    Mei 13, 2025

    Dari Mengelola ke Mengembangkan: Saatnya Sekolah Muhammadiyah Melompat Lebih Tinggi

    April 11, 2025

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    77 KDMP Kendal Siap Operasi, Masih Terganjal Perintah Pusat.

    Oktober 22, 2026

    Satlantas Kendal Tekuk Forwaken 5-3, Kasatlantas Cetak Hattrick

    Oktober 22, 2026

    Hari Santri Tak Cukup dengan Upacara, Santri Darul Arqom Turun Salurkan Air Bersih

    Oktober 22, 2026

    PMR SMK Muga Weleri Gembleng Kader Muda, Siapkan Relawan Kemanusiaan

    Oktober 19, 2026

    Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

    Oktober 22, 2026

    77 KDMP Kendal Siap Operasi, Masih Terganjal Perintah Pusat.

    Oktober 22, 2026

    Satlantas Kendal Tekuk Forwaken 5-3, Kasatlantas Cetak Hattrick

    Oktober 22, 2026

    Hari Santri Tak Cukup dengan Upacara, Santri Darul Arqom Turun Salurkan Air Bersih

    Oktober 22, 2026
  • Kemuhammadiyahan
    1. Dakwah
    2. Khazanah
    3. Ukuwah
    4. View All

    Makna Adzan sebagai Seruan Persatuan Umat: Kajian Ahad Pagi PCM Ngampel Bersama Ust. Musthofa

    Agustus 4, 2025

    Munafik dan Mukhlis: Cermin Kontras Kehidupan yang Terungkap dalam Al-Baqarah

    Juli 25, 2025

    Syahdu di Pagi Ahad: Menguatkan Tauhid dan Iman kepada Hari Akhir di Halaman Panti Yatim Muhammadiyah Boja

    Juni 1, 2025

    Ustadz Jumari Al Ngluwari Tekankan Pentingnya Tiga Nilai Akhlak Mulia: Pemaaf, Menyeru Kebaikan, dan Menjauhi Orang Jahil

    Mei 16, 2025

    Kapal Mendoan, Warisan Rasa dari Tanah Kebumen

    September 20, 2025

    PCM Ngampel Ingatkan Kader: Jangan Gagal Paham Soal Muhammadiyah

    Agustus 11, 2025

    Tiga Titik Cahaya Muhammadiyah: Dari Kampung Kecil di Yogyakarta Menyinari Nusantara hingga Dunia

    Agustus 9, 2025

    Pancasila sebagai Pedoman Moral dan Ideologis Bangsa

    Juni 1, 2025

    SAMBUT MILAD, MUHAMMADIYAH GELAR LOMBA FACHRODIN AWARD

    Agustus 29, 2023

    Bupati Kendal Beri Hadiah Umroh 2 Security Muhammadiyah, Berangkat Bergabung Jamaah Arrahmah Tour

    Agustus 19, 2023

    Rayakan HUT RI Ke 78, Pegawai Komplek Gedung PDM Kendal Gelar Jalan Sehat dan Lomba

    Agustus 19, 2023

    Sukses Gelar Musyawarah Cabang Aisyiyah Brangsong, Tetapkan Siti Rofingah sebagai Ketua

    Agustus 16, 2023

    Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

    Oktober 22, 2026

    77 KDMP Kendal Siap Operasi, Masih Terganjal Perintah Pusat.

    Oktober 22, 2026

    Satlantas Kendal Tekuk Forwaken 5-3, Kasatlantas Cetak Hattrick

    Oktober 22, 2026

    Hari Santri Tak Cukup dengan Upacara, Santri Darul Arqom Turun Salurkan Air Bersih

    Oktober 22, 2026
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Beranda » Catatan Santri : Ketika Sarung, Kitab, dan Sajadah Menjadi Simbol Perjuangan*
Opini

Catatan Santri : Ketika Sarung, Kitab, dan Sajadah Menjadi Simbol Perjuangan*

RedaksiRedaksiOktober 22, 2026Updated:Oktober 22, 202605 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Refleksi Hari Santri Nasional 2026

oleh: Romanto Pribadi*

Setiap 22 Oktober 2026, kita memperingati Hari Santri Nasional. Namun, sesungguhnya, peringatan Hari Santri bukan sekadar tentang mengenakan sarung, memakai peci, membaca kitab kuning, mengikuti upacara, atau menggemakan selawat.

Lebih dari itu, Hari Santri adalah momentum untuk bertanya kepada diri sendiri: Sudahkah kita menjadi manusia yang berilmu, beriman, berakhlak, dan memberikan manfaat bagi sesama?

Sebab, menjadi santri bukan semata-mata tentang di mana seseorang belajar, melainkan tentang bagaimana ia menjalani kehidupan dengan nilai-nilai Islam.

Santri bukan hanya mereka yang tinggal di pondok pesantren. Dalam makna yang lebih luas, semangat kesantrian dapat hidup pada setiap muslim yang bersungguh-sungguh menuntut ilmu, memuliakan guru, menghormati orang tua, menjaga ibadah, dan mengabdikan hidupnya untuk kebaikan.

Secara bahasa, kata santri tidak memiliki kepanjangan resmi berupa rangkaian huruf. Akan tetapi, sebagai sarana refleksi dan pendidikan karakter, kita dapat membuat akronim kreatif yang menggambarkan nilai-nilai luhur seorang santri.

Salah satu rumusan reflektif yang dapat kita gunakan adalah:

S — Shalih dalam Iman dan Ibadah

A — Amanah dalam Perkataan dan Perbuatan

N — Nalar yang Cerdas dan Berkemajuan

T — Tangguh dalam Perjuangan dan Pengabdian

R — Rendah Hati dalam Ilmu dan Pergaulan

I — Istikamah dalam Kebaikan

Enam nilai tersebut merupakan akronim reflektif, bukan definisi bahasa atau kepanjangan resmi kata SANTRI. Namun, nilai-nilai itu dapat menjadi pengingat bahwa kesantrian harus tercermin dalam iman, amanah, kecerdasan, ketangguhan, kerendahan hati, dan keistikamahan.

Tanggal 22 Oktober memiliki makna sejarah yang mendalam. Pada 22 Oktober 1945, para ulama mengeluarkan Resolusi Jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang menghubungkan perjuangan keagamaan dengan perjuangan kebangsaan.

Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.

Sejarah itu mengajarkan bahwa santri tidak boleh menjadi penonton ketika agama, kemanusiaan, dan bangsanya menghadapi persoalan. Para pendahulu telah memberikan teladan bahwa cinta kepada Allah, kecintaan kepada tanah air, dan tanggung jawab kepada sesama dapat berjalan seiring dalam perjuangan yang bermartabat.

Namun, perjuangan santri hari ini memiliki tantangan yang berbeda.

Jika dahulu para ulama dan santri menghadapi penjajahan fisik, kini kita menghadapi penjajahan dalam bentuk kebodohan, kemiskinan, korupsi, narkoba, perjudian daring, penyebaran kebencian, disinformasi, dan kemerosotan akhlak.

Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan dilakukan untuk mengisi kemerdekaan dengan ilmu, keadilan, kesejahteraan, dan peradaban.

Kita membutuhkan santri yang berani melawan kebodohan dengan pendidikan, melawan kemiskinan dengan pemberdayaan, melawan korupsi dengan kejujuran, melawan kebencian dengan akhlak mulia, dan melawan penyalahgunaan teknologi dengan kecerdasan serta tanggung jawab moral.

Dengan demikian, kita memerlukan semacam resolusi akhlak: tekad bersama untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai kekuatan dalam memperbaiki kehidupan.

Sebab, bangsa yang kuat tidak cukup dibangun dengan kecerdasan intelektual. Bangsa yang kuat juga memerlukan manusia yang jujur, amanah, adil, disiplin, dan bertanggung jawab.

Kita hidup pada zaman ketika informasi bergerak lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk merenungkannya. Telepon pintar dapat membuka jendela ilmu pengetahuan, tetapi pada saat yang sama dapat menjadi pintu masuk bagi kemaksiatan dan kerusakan moral.

Santri hari ini tidak cukup hanya mampu mengoperasikan teknologi. Ia harus mampu mengendalikan dirinya ketika menggunakan teknologi.

Santri harus mampu menjadikan dunia digital sebagai ladang dakwah, pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, dan pengabdian. Ia harus mampu menghasilkan karya, bukan hanya menjadi konsumen konten; menyebarkan pencerahan, bukan memperkeruh keadaan; serta membangun persaudaraan, bukan memperbesar permusuhan.

Tema Hari Santri Nasional 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, memberikan pesan bahwa masa depan Indonesia membutuhkan generasi yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur sekaligus memiliki kemampuan untuk berinovasi.

Indonesia Emas tidak akan terwujud hanya dengan pembangunan gedung-gedung tinggi, jalan-jalan lebar, atau kemajuan teknologi. Indonesia Emas membutuhkan manusia yang unggul dalam ilmu, kuat dalam karakter, sehat dalam kehidupan, produktif dalam karya, dan luhur dalam akhlak.

Kesalehan tidak boleh berhenti pada kesalehan individual. Ia harus berkembang menjadi kesalehan sosial.

Santri yang rajin beribadah harus peduli kepada fakir miskin. Santri yang mendalami Al-Qur’an harus ikut memperbaiki kehidupan masyarakat. Santri yang memahami ajaran Islam harus menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Sebab, ilmu yang tidak memberi manfaat akan kehilangan sebagian dari tujuan mulianya, sedangkan kesalehan yang tidak melahirkan kepedulian sosial belum sepenuhnya menghadirkan keindahan ajaran Islam dalam kehidupan bersama.

Pada akhirnya, Hari Santri bukan hanya milik mereka yang sedang belajar di pesantren. Hari Santri adalah momentum bagi kita semua untuk memperbarui komitmen menjadi manusia pembelajar dan pengamal nilai-nilai Islam.

Menjadi santri berarti bersedia terus belajar, bahkan ketika telah menjadi guru; bersedia menerima nasihat, bahkan ketika telah menjadi pemimpin; dan bersedia memperbaiki diri, bahkan ketika orang lain menganggap kita telah baik.

Santri sejati tidak pernah selesai dengan proses pendidikan dirinya sendiri. Selama hayat masih dikandung badan, selama itu pula ia harus belajar memperbaiki iman, memperhalus akhlak, memperluas ilmu, dan memperbesar manfaat.

“Santri berilmu, negeri bermutu. Santri berakhlak, bangsa bermartabat. Santri berkemajuan, Indonesia berkeadaban.”

*) Romanto Pribadi, S.Pd.I, M.Pd adalah Alumni Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, saat ini menjabat Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kendal

Views: 26
Share. Facebook Telegram WhatsApp

Related Posts

Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

Oktober 22, 2026

Biarkan, Masih Banyak Orang, Kalimat Sederhana Yang Membunuh Pengkaderan

Oktober 16, 2026

Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

Oktober 12, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Top Posts

Tawuran No, Tapak Suci Yess

Februari 2, 2024

Jamaah Umroh Termuda dan Tertua, Elfino dan Sunaryo Diterbangkan Ke Tanah Suci Via Arrahmah Tour

Februari 20, 2024

Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Singorojo, Sekretaris PDM Kendal: Muhammadiyah Jangan Ketinggalan

Agustus 2, 2023

Ketua PCM Kangkung, Dari Jualan Pupuk Sampai Punya 5 Kios Toko

Februari 17, 2024
Don't Miss
Opini

Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

By Redaksi

Oleh : Ismi Zuliarni*) Di tengah kehidupan modern yang serba terbuka, banyak orang merasa perlu…

77 KDMP Kendal Siap Operasi, Masih Terganjal Perintah Pusat.

Oktober 22, 2026

Satlantas Kendal Tekuk Forwaken 5-3, Kasatlantas Cetak Hattrick

Oktober 22, 2026

Hari Santri Tak Cukup dengan Upacara, Santri Darul Arqom Turun Salurkan Air Bersih

Oktober 22, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Tentang Kami
Tentang Kami

Kendalmu.or.id merupakan media berita online yang menyajikan informasi terkini seputar pemerintahan, politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya, olahraga, dan berbagai peristiwa menarik di Kabupaten Kendal serta sekitarnya.

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Kabar Majelis

Bersyukur dan Bangga ber-Tapak Suci, Renungan Milad ke-61 tahun

Juli 30, 2024

Tapak Suci Academy, Menyiapkan Kader Dai Di Arena Olahraga

Juli 17, 2024

Mengenal 4 IKAL Unggulan Lazismu

Maret 22, 2024
Kabar Aum

Bahagia Tak Harus Dipamerkan, Berjuang Tak Harus Diumumkan

Oktober 22, 2026

77 KDMP Kendal Siap Operasi, Masih Terganjal Perintah Pusat.

Oktober 22, 2026

Satlantas Kendal Tekuk Forwaken 5-3, Kasatlantas Cetak Hattrick

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.