KENDALMU.OR.ID . Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Boja di arena olahraga. Attaya Adzka S., siswa kelas X TKJ 1 SMK Muhammadiyah 2 Boja, sukses menyabet dua gelar sekaligus dalam Kejuaraan Bulutangkis Multikabkot 2026 yang berlangsung di GOR Kendal Sport Center Stadion Madya Kendal.
Attaya berhasil meraih Juara 2 Tunggal Remaja Putra dan Juara 3 Ganda Remaja Putra. Prestasi tersebut diraih setelah melewati persaingan ketat dengan ratusan atlet muda dari berbagai daerah dalam kejuaraan yang digelar selama lima hari, 29 September hingga 3 Oktober 2026.
Capaian itu menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di kalangan pelajar Kendal terus melahirkan talenta potensial. Bagi Attaya, dua gelar tersebut sekaligus menjadi pelecut untuk meningkatkan kemampuan dan menatap kompetisi yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah saya bersyukur bisa meraih juara dua dan juara tiga di Multikabkot 2026. Hasil ini tidak lepas dari bimbingan pelatih dan latihan yang disiplin. Saya ingin terus berlatih agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Attaya saat dihubungi kendalmu.or.id, Selasa (6/10/2026)
Ia menyebut pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan pelatih, sekolah, keluarga, serta latihan yang dilakukan secara disiplin.
Pengalaman bertanding melawan atlet dari berbagai daerah juga dinilainya menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan mental dan kemampuan.
“Saya berharap bisa terus mengembangkan kemampuan, lebih percaya diri saat bertanding, dan bisa membawa nama baik sekolah maupun Kendal di kejuaraan yang lebih tinggi. Saya juga ingin membuktikan bahwa pelajar bisa berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga,” tegasnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirim, mengapresiasi perjuangan Attaya. Ia berpesan agar capaian tersebut tidak membuat Attaya cepat puas, melainkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kemampuan.
“Untuk Attaya, jangan cepat puas dengan prestasi yang sudah diraih. Terus berlatih, disiplin, rendah hati, dan jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik. Target juara satu harus menjadi motivasi, tetapi proses dan perjuangan tetap yang utama,” pesan Nur Khirim.
Kepada seluruh siswa, ia juga mendorong agar berani menggali dan mengembangkan potensi masing-masing.
“Setiap siswa memiliki bakat dan kelebihan yang berbeda. Jangan takut mencoba dan jangan mudah menyerah. Tekuni bidang yang disukai dengan disiplin, tetap utamakan pendidikan, dan mengembangkan potensi masing-masing.
“Setiap siswa memiliki bakat dan kelebihan yang berbeda. Jangan takut mencoba dan jangan mudah menyerah. Tekuni bidang yang disukai dengan disiplin, tetap utamakan pendidikan, dan jadikan prestasi sebagai jalan untuk membangun masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMK Muhammadiyah 2 Boja, Tugiman, menilai capaian Attaya menjadi contoh bahwa prestasi nonakademik membutuhkan ketekunan, disiplin, dan keberanian berkompetisi.
“Prestasi tidak datang secara instan. Attaya telah menunjukkan bahwa latihan rutin dan kedisiplinan mampu menghasilkan capaian nyata. Kami akan terus mendorong siswa mengembangkan bakat dan potensinya,” ujarnya.
Kejuaraan Multikabkot 2026 sendiri menjadi salah satu ajang pembibitan atlet muda.
Persaingan ketat selama pertandingan menjadi pengalaman penting bagi Attaya untuk meningkatkan mental bertanding sekaligus mengasah kemampuan menuju kejuaraan berikutnya. (fur)
