KENDAL, KENDALMU.OR.ID — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kapolres Kendal dan Bupati Kendal langsung bergerak cepat merespons potensi aksi massa.
Pengamanan dipastikan diperketat dengan pendekatan humanis untuk menjamin aspirasi buruh tetap tersalurkan tanpa gangguan.
Kapolres Kendal, Hendry Susanto Sianipar, menegaskan kesiapan penuh aparat melalui simulasi pengamanan yang melibatkan ratusan personel gabungan.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik, humanis, dan sesuai prosedur agar aksi berjalan tertib dan aman,” tegasnya usai sinulasi Pamsikota, Rabu (29/4/2026)

Ia menyebut, pihaknya telah menerima pemberitahuan aksi dari perwakilan buruh dan segera menindaklanjuti dengan koordinasi lintas sektor.
Sekitar 550 personel gabungan disiagakan, melibatkan TNI, Pemda, Satpol PP, Dishub hingga Dinas Kesehatan.
“Sejumlah titik rawan seperti kantor kejaksaan, pengadilan, DPRD, dan lapas turut dipetakan sebagai fokus pengamanan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh pengamanan yang profesional dan persuasif.
“Kami pastikan May Day berjalan aman, tertib, dan tetap menghormati hak buruh dalam menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Pemkab juga terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan stakeholder terkait untuk memastikan skenario pengamanan berjalan optimal. Berdasarkan informasi awal, aksi diperkirakan melibatkan ratusan buruh dengan konvoi kendaraan.
Sinergi kuat antara kepolisian dan pemerintah daerah ini diharapkan mampu meredam potensi gesekan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Kendal saat peringatan May Day. (fur)
