Close Menu
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Opini
    • Pendidikan
    • Berita
  • Kemuhammadiyahan
    • Dakwah
    • Khazanah
    • Ukuwah
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Berita Terbaru

Bupati Kendal Lepas Mudik Gratis di TMII, 7 Bus Antar 380 Perantau Pulang Kampung

Maret 16, 2026

IMM Kendal Refleksi Milad ke-62, Teguhkan Spirit Profetik Kader

Maret 16, 2026

Muhammadiyah Kendal Siapkan Puluhan Titik Salat Idulfitri

Maret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Daftar
  • Login
Facebook Instagram YouTube WhatsApp Telegram
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Daftar
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    1. Kesehatan
    2. Opini
    3. Pendidikan
    4. Berita
    5. View All

    Masih Nuasa Milad Ke 112 Muhammadiyah, AUM Pendidikan di Kendal Lakukan Jumsih

    November 22, 2024

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Tingkatkan Kualitas Jurnalis, MPI PP Muhammadiyah Gelar AJM

    November 22, 2024

    Senam Sehat Ceria LDK PDM Kendal: Tua Itu Pasti, Sehat Adalah Pilihan

    Agustus 21, 2023

    Sampah Masyarakat yang Terabaikan

    Januari 29, 2026

    Merawat Semesta dengan Cinta: Refleksi Hari Guru

    November 25, 2025

    Apa yang Membedakan “Kita” dan “Mereka”

    November 20, 2025

    113 Tahun Muhammadiyah: Dakwah dari Lorong Kauman untuk Kesejahteraan Bangs

    November 5, 2025

    Irwan Aqib: Tanpa Akhlak, Ilmu Kehilangan Arah

    Juni 1, 2025

    Sofyan Anif: Pendidikan Muhammadiyah Bukan Sekadar Transfer Ilmu, Tapi Transformasi Nilai

    Mei 13, 2025

    Dari Mengelola ke Mengembangkan: Saatnya Sekolah Muhammadiyah Melompat Lebih Tinggi

    April 11, 2025

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Bupati Kendal Lepas Mudik Gratis di TMII, 7 Bus Antar 380 Perantau Pulang Kampung

    Maret 16, 2026

    IMM Kendal Refleksi Milad ke-62, Teguhkan Spirit Profetik Kader

    Maret 16, 2026

    Muhammadiyah Kendal Siapkan Puluhan Titik Salat Idulfitri

    Maret 16, 2026

    Pesantren Ramadan SDIT–SMPIT Muhammadiyah Truko Semarakkan Giat Ramadan di Kangkung

    Maret 16, 2026

    Bupati Kendal Lepas Mudik Gratis di TMII, 7 Bus Antar 380 Perantau Pulang Kampung

    Maret 16, 2026

    IMM Kendal Refleksi Milad ke-62, Teguhkan Spirit Profetik Kader

    Maret 16, 2026

    Muhammadiyah Kendal Siapkan Puluhan Titik Salat Idulfitri

    Maret 16, 2026

    Pesantren Ramadan SDIT–SMPIT Muhammadiyah Truko Semarakkan Giat Ramadan di Kangkung

    Maret 16, 2026
  • Kemuhammadiyahan
    1. Dakwah
    2. Khazanah
    3. Ukuwah
    4. View All

    Makna Adzan sebagai Seruan Persatuan Umat: Kajian Ahad Pagi PCM Ngampel Bersama Ust. Musthofa

    Agustus 4, 2025

    Munafik dan Mukhlis: Cermin Kontras Kehidupan yang Terungkap dalam Al-Baqarah

    Juli 25, 2025

    Syahdu di Pagi Ahad: Menguatkan Tauhid dan Iman kepada Hari Akhir di Halaman Panti Yatim Muhammadiyah Boja

    Juni 1, 2025

    Ustadz Jumari Al Ngluwari Tekankan Pentingnya Tiga Nilai Akhlak Mulia: Pemaaf, Menyeru Kebaikan, dan Menjauhi Orang Jahil

    Mei 16, 2025

    Kapal Mendoan, Warisan Rasa dari Tanah Kebumen

    September 20, 2025

    PCM Ngampel Ingatkan Kader: Jangan Gagal Paham Soal Muhammadiyah

    Agustus 11, 2025

    Tiga Titik Cahaya Muhammadiyah: Dari Kampung Kecil di Yogyakarta Menyinari Nusantara hingga Dunia

    Agustus 9, 2025

    Pancasila sebagai Pedoman Moral dan Ideologis Bangsa

    Juni 1, 2025

    SAMBUT MILAD, MUHAMMADIYAH GELAR LOMBA FACHRODIN AWARD

    Agustus 29, 2023

    Bupati Kendal Beri Hadiah Umroh 2 Security Muhammadiyah, Berangkat Bergabung Jamaah Arrahmah Tour

    Agustus 19, 2023

    Rayakan HUT RI Ke 78, Pegawai Komplek Gedung PDM Kendal Gelar Jalan Sehat dan Lomba

    Agustus 19, 2023

    Sukses Gelar Musyawarah Cabang Aisyiyah Brangsong, Tetapkan Siti Rofingah sebagai Ketua

    Agustus 16, 2023

    Bupati Kendal Lepas Mudik Gratis di TMII, 7 Bus Antar 380 Perantau Pulang Kampung

    Maret 16, 2026

    IMM Kendal Refleksi Milad ke-62, Teguhkan Spirit Profetik Kader

    Maret 16, 2026

    Muhammadiyah Kendal Siapkan Puluhan Titik Salat Idulfitri

    Maret 16, 2026

    Pesantren Ramadan SDIT–SMPIT Muhammadiyah Truko Semarakkan Giat Ramadan di Kangkung

    Maret 16, 2026
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Cerpen

Gemblong untuk Ibu

RedaksiRedaksiDesember 25, 202504 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Cerpen HM. Tibyani

Tidak seperti biasanya, Sastro—yang selama ini terkenal malas jika diajak istrinya berkunjung ke rumah mertua—pagi itu justru lebih dulu mengajak pergi. Ada sesuatu di wajahnya: teduh, agak murung, seperti seseorang yang sedang menata rindu lama.

Sudah lima belas tahun ibunya berpulang. Sejak itu, Sastro tak pernah menjadi peziarah setia. Ia bukan tipe yang rajin datang ke makam setiap pekan atau bulan. Ia bahkan sering berkelakar sebagai “kader inthilan sejati”: datang ke kuburan hanya bila ada orang wafat yang akan dimakamkan.

Setahun sekali menjelang Idulfitri pun sudah dianggap pencapaian besar, sekadar mengikuti kelaziman orang kampung agar tetap tampak “berjiwa manusia”.

Namun sesungguhnya, Sastro tak pernah benar-benar lupa. Nama ibu dan bapaknya selalu hadir dalam doa—lima kali sehari, setiap selesai salat. Ia percaya pada petuah Abdul, tokoh kampung yang juga pengisi kultum Ramadan, penggemar berat Arsenal yang ucapannya sering terasa seperti dalil hidup.

“Kebaktian anak itu bukan diukur dari sering tidaknya ziarah,” kata Abdul suatu kali. “Bukan pula dari banyaknya bunga di atas makam. Doa yang tak putus itulah yang sampai.”

Sastro mengangguk, menyimpan kalimat itu rapat-rapat di dadanya.

Pagi itu, ia mendekati Siti, istrinya, dengan nada ringan.
“Ke rumah ibu, yuk.”

Siti menoleh heran. Tawaran semacam itu jarang sekali datang. Dengan setengah menggoda ia bertanya, “Mau bawain apa?”

“Gemblong,” jawab Sastro mantap.

“Hanya itu?” Siti menyipitkan mata.

“Tambah tahu sama mendoan,” sahutnya cepat, sedikit bangga. “Yang di Pasar Maulana. Itu, lho, yang sudah terkenal dari zaman simbah.”

Siti tersenyum kecil, tapi hatinya justru dipenuhi tanya. Ada yang berbeda dari suaminya hari ini. Biasanya cuek, tak banyak inisiatif, apalagi soal kunjungan keluarga. Ia ingin bertanya, tapi gengsi. Tak bertanya pun malah membuat dadanya penuh rasa penasaran.

Akhirnya, dengan suara pelan dan agak kikuk, ia memberanikan diri.
“Memangnya… ada apa tiba-tiba mau ke ibu?”

Sastro menarik napas panjang, seolah menata kata agar tak jatuh sembarangan. Wajahnya mendadak serius, teduh, seperti mendung yang belum jadi hujan.

“Ibumu itu… ibuku juga, kan?” katanya pelan. “Ibuku sudah lima belas tahun nggak ada. Yang bisa kulakukan cuma mendoakan. Kalau kita berbuat baik pada ibu yang masih hidup, semoga beliau mendoakan kita juga, tanpa diminta.”

Siti tercekat. Dadanya terasa hangat dan sesak sekaligus.

Sastro melanjutkan, suaranya kian lirih, “Hari ini Hari Ibu. Mungkin ibu tidak menunggu dirayakan. Tapi kalau kita sudah ingat, jangan pura-pura lupa.”

Kata-kata itu jatuh perlahan, tapi menghunjam. Siti menunduk, menahan air mata. Ia sendiri nyaris lupa bahwa hari itu Hari Ibu. Pikirannya sempat berprasangka—jangan-jangan suaminya punya maksud tersembunyi, drama kecil yang biasa ia peragakan. Tapi raut wajah Sastro terlalu jujur untuk disebut sandiwara.

Baru kini ia menyadari sesuatu: lelaki yang selama ini ia anggap masa bodoh ternyata menyimpan prinsip yang sunyi dan kukuh. Ia telah kehilangan kedua orang tuanya, sementara dirinya masih memiliki ibu dan ayah, tetapi justru sering abai—sibuk oleh pekerjaan yang seolah tak pernah selesai.

Pikiran Siti berkelindan, mengingat perjalanan hidup mereka berdua. Dua puluh tahun menjadi istri, ia terbiasa ditinggal suami menghadiri rapat, musyawarah, pengajian, dan kegiatan entah apa namanya. Kadang ia kesal: pekerjaan yang bukan pekerjaan, mengurusi orang lain yang belum tentu memikirkan dirinya. Bahkan di hari libur, Sastro masih saja “ngunthul”, pergi dari satu undangan ke undangan lain.

Namun perlahan ia sadar, kebiasaan itu bukan sekadar kesibukan kosong.

Sejak ia sendiri diajak Ibu-ibu Aisyiyah terlibat dalam kegiatan kemaslahatan umat, sesuatu menular dalam dirinya. Virus fastabiqul khairat. Silaturahmi demi silaturahmi terasa menenangkan. Pengorbanan waktu, tenaga, bahkan biaya, dijalani dengan ringan—sebab ada rasa menanam kebaikan.

Ia teringat ucapan Sastro bertahun-tahun lalu, yang dulu dianggapnya hanya slogan kosong, “Sebagai kader, kita bukan cuma ujung tombak, tapi juga harus siap jadi ujung tombok. Kalau mengajak orang berkorban, kita harus lebih dulu siap berkorban.”

Kini kalimat itu menemukan maknanya.

Diam-diam, Siti bersyukur. Bersyukur dipertemukan dengan lelaki sederhana, lugu, apa adanya. Lelaki yang tak selalu berada di depan, tak pula gemar disorot. Ia bergerak sekadarnya, semampunya—kadang di tengah, kadang di belakang—tetapi selalu bergerak, selalu memberi, selalu menggembirakan.

Dan pagi itu, dengan gemblong, tahu, dan mendoan di tangan, mereka melangkah menuju rumah ibu—membawa cinta yang tak riuh, tapi sungguh-sungguh.

Truko, 22 Desember 2025
Post Views: 70
Share. Facebook Telegram WhatsApp

Related Posts

Di Bawah Langit yang Terbelah

Maret 4, 2026

Cucu Pertama di Bulan Ramadan

Februari 28, 2026

Dua Kurma dan Segenggam Syukur

Februari 25, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tawuran No, Tapak Suci Yess

Februari 2, 2024

Jamaah Umroh Termuda dan Tertua, Elfino dan Sunaryo Diterbangkan Ke Tanah Suci Via Arrahmah Tour

Februari 20, 2024

Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Singorojo, Sekretaris PDM Kendal: Muhammadiyah Jangan Ketinggalan

Agustus 2, 2023

Ketua PCM Kangkung, Dari Jualan Pupuk Sampai Punya 5 Kios Toko

Februari 17, 2024
Don't Miss
Berita

Bupati Kendal Lepas Mudik Gratis di TMII, 7 Bus Antar 380 Perantau Pulang Kampung

By Redaksi

JAKARTA, KENDALMU.OR.ID – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara…

IMM Kendal Refleksi Milad ke-62, Teguhkan Spirit Profetik Kader

Maret 16, 2026

Muhammadiyah Kendal Siapkan Puluhan Titik Salat Idulfitri

Maret 16, 2026

Pesantren Ramadan SDIT–SMPIT Muhammadiyah Truko Semarakkan Giat Ramadan di Kangkung

Maret 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

logodark240

Organisasi Otonom

  • Pemuda Muhammadiyah
  • Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM)
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)
  • Seni Beladiri Tapak Suci
  • Kepanduan Hizbul Wathan

Amal Usaha

  • Mina Sari Mart
  • Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal
  • Rumah Sakit Darul Istiqomah (RSDI)
  • Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA)

Lembaga

  • Lambaga Amal, Zakat, Infaq & Shodaqqoh (LAZISMU)
  • Lembaga Pengembangan Cabang & Ranting
  • Lembaga Penanggulangan Bencana
  • Lembaga Pembina & Pengawas Keuangan
  • Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Lembaga Seni Budaya & Olahraga
  • Lembaga Hubungan & Kerjasama Internasional
  • Lembaga Dakwah Khusus
  • Majelis Pendidikan Dasar & Menengah
  • Majelis Pendidikan Dasar & Menengah

Majelis

  • Majelis Pustaka & Informasi (MPI)
  • Majelis Tarjih & Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian & Pengembangan
  • Majelis Pendidikan Dasar & Menengah
  • Majelis Pendidikan Kader
  • Majelis Pembinaan Kesehatan Umum
  • Majelis Pelayanan Sosial
  • Majelis Wakaf & Kehartabendaan
  • Majelis Pemberdayaan Masyarakat
  • Majelis Hukum & Hak Asasi Manusia

Hak Cipta @ Majelis Pustaka & Informasi PDM Kendal

Menu
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak