KENDAL,KENDALMU.OR.ID – Sebanyak 44 siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 4 Kendal resmi dilepas dalam prosesi yang digelar di ruang paripurna DPRD Kendal, Sabtu (2/5/2026).
Meski pengumuman kelulusan baru dijadwalkan Senin (4/5/2026), sekolah memastikan para siswa siap melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Pelepasan berlangsung sederhana namun sarat makna, menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal perjalanan baru para siswa.
Dari total 44 siswa kelas XII Fase F2, terdiri atas 22 siswa kelas F 2A dan sisanya F 2B.
Kepala SMA Muhammadiyah 4 Kendal, Siti Rofingah, menyatakan optimisme terhadap masa depan para siswanya.
Ia mengungkapkan, sebagian siswa telah lebih dulu mengamankan kursi di perguruan tinggi negeri.

“Dari 44 siswa, sebanyak 4 siswa sudah diterima di PTN, yakni 2 di Undip, 1 di Unibraw, dan 1 di Unnes. Sementara sekitar 15 siswa sedang menjalani proses UTBK dan sebagian lainnya masih menunggu,” tegasnya.
Selain itu, lanjut Rofingah, beberapa siswa juga menempuh jalur sekolah kedinasan dan perguruan tinggi swasta, serta ada yang memilih langsung bekerja melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang bekerja sama dengan sekolah.
“Semua masih berproses. Kami berharap seluruh siswa mendapatkan hasil terbaik, termasuk yang memilih langsung bekerja. Yang terpenting mereka siap menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Ia berharap pelepasan di gedung DPRD Kendal memberikan kesan positif dan pengalaman berharga bagi para siswa.
“Semoga momen ini menjadi kenangan indah dan memotivasi mereka untuk melangkah lebih percaya diri,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas SMA Muhammadiyah 4 Kendal, Katsir Santoso Widodo, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dalam menentukan arah masa depan.
“Setelah lulus, siswa dihadapkan pada berbagai pilihan, baik melanjutkan pendidikan, bekerja, maupun berwirausaha. Yang terpenting adalah mereka mampu mengambil keputusan secara matang sesuai potensi dan kebutuhan zaman,” tegasnya.
Ia juga berharap SMA Muhammadiyah 4 Kendal terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perubahan.“Kami berharap sekolah ini semakin maju dan inovatif dalam menerapkan Kurikulum Merdeka serta konsisten mencetak lulusan yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Katsir turut mendorong peran aktif Majelis Dikdasmen PDM Kendal dalam mendampingi perkembangan sekolah agar menjadi percontohan.

“Kami mendorong Majelis Dikdasmen untuk melakukan pendampingan menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan manajemen sekolah, hingga pengembangan potensi siswa. Dengan pendampingan yang konsisten, kami optimistis SMA Muhammadiyah 4 Kendal bisa menjadi sekolah percontohan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan perwakilan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kendal, Eko Wardoyo. Ia menegaskan komitmen majelis dalam mendukung kemajuan sekolah melalui pendampingan berkelanjutan.
“Pendampingan tidak hanya administratif, tetapi juga menyentuh kualitas pembelajaran, tata kelola, hingga penguatan karakter siswa. Kami ingin SMA Muhammadiyah 4 Kendal terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Eko juga mendorong sekolah untuk terus berinovasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri wali siswa kelas XII, dewan guru, Ketua PCM Kota Kendal Akhmad Sholeh, Ketua PCA Nur Fadhilah, serta tamu undangan lainnya
