BOJA, KENDALMU.OR.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Boja menggelar kegiatan Turba (turun ke bawah) Ramadan 1447 H di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Meteseh dan Trisobo, Selasa (2/3/2026).
Kegiatan diikuti 22 jamaah yang terdiri dari 15 jamaah putra dan 7 jamaah putri.

Turba dibuka oleh Ustadz H. Istakhori. Dalam sambutannya disampaikan bahwa PRM Meteseh dan Trisobo merupakan ranting dengan wilayah cukup luas, namun jumlah jamaah relatif sedikit dan domisilinya tersebar.
Selain itu, hingga kini belum tersedia tempat kegiatan yang representatif, sehingga aktivitas jamaah masih dilaksanakan di teras maupun halaman rumah anggota.

“Meski dengan keterbatasan tempat, semangat dakwah harus tetap terjaga,” tegasnya.
Kultum disampaikan Ustadz Mahtum AS yang mengangkat tema fenomena gerhana bulan dalam perspektif Al-Qur’an. Ia mengutip QS Yasin ayat 39 tentang ketetapan manzilah bulan, serta QS Ali Imran ayat 190 mengenai tanda-tanda kebesaran Allah dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang.
Menurutnya, matahari, bulan, dan seluruh ciptaan Allah berjalan sesuai garis edar yang telah ditetapkan dan tidak saling mendahului.

“Semua sudah menjadi ketentuan Allah. Karena itu, kita diperintahkan untuk memikirkan dan mengambil pelajaran dari peristiwa alam,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pada Selasa (3/3/2026) akan terjadi gerhana bulan total di Indonesia mulai pukul 16.50 hingga 20.17 WIB, dengan puncak pada pukul 18.33 WIB.
Mengutip hadits Rasulullah SAW, ia mengingatkan agar umat Islam memperbanyak takbir, doa, dan sedekah saat terjadi gerhana.
“Shalat khusuf tidak harus berjamaah, tetapi lebih utama dilaksanakan berjamaah disertai khutbah sebagai bagian dari dakwah,” katanya.
Ia juga mengajak jamaah memperbanyak doa dan sedekah, termasuk melalui pemberian makan berbuka puasa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Boja, Ustadz Wiji Ahmanto, menyampaikan perkembangan program pembangunan SD Muhammadiyah.
Saat ini, pembebasan tanah senilai Rp1,5 miliar baru terealisasi Rp450 juta, sehingga masih kekurangan Rp1,05 miliar dengan target pelunasan September 2026.
Selain itu, PCM Boja juga berencana membangun empat ruang kelas baru di lahan yang telah tersedia.
“Kami memohon dukungan jamaah untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan SD Muhammadiyah ini,” tegasnya.
PCM Boja juga akan memanfaatkan momentum Halal Bihalal jamaah haji yang digelar PDM Kendal di Pendopo Kabupaten Kendal sebagai ajang penggalangan dana pembangunan sekolah tersebut.
