BOJA, KENDALMU.OR.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Boja menggelar Turba Ramadan 1447 Hijriah di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pandansari, Sabtu (1/3/2027).
Kegiatan ini diikuti 21 jamaah, terdiri atas 15 jamaah putra dan 6 jamaah putri.
Turba dipusatkan di Musholla Az-Zahra yang merupakan musholla baru di wilayah tersebut.
Ketua PRM Pandansari, Ustadz Sanijan menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan musholla yang dinilai telah memiliki sarana dan manajemen yang lengkap.
“Musholla Az-Zahra ini sudah satu paket, bangunan berdiri dan takmir juga siap. Mas Panji sebagai takmir adalah alumni PAY Sholahuddin Al Ayyubi. Ini modal penting untuk menggerakkan dakwah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan rutin di Musholla Az-Zahra meliputi kultum setiap pagi, pengajian dewasa, serta pengajian anak setiap ba’da Magrib.
Selain itu, setiap malam Ahad digelar pengajian rutin yang dibimbing Ustadz Didik Suwanto.
Sementara itu, Ustadz Wiji Ahmanto dalam tausiyahnya menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum pendidikan karakter, terutama dalam membangun kejujuran dan keikhlasan.
“Ramadan adalah pendidikan karakter. Seperti bertanam, kita harus punya rujukan agar panen menghasilkan yang terbaik. Surga adalah hasil panen kita di dunia,” ujarnya.Ia menambahkan, ada empat golongan yang dirindukan surga.
Pertama, orang yang gemar membaca Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadan. “Al-Qur’an akan memberi syafaat. Perbanyak membacanya,” katanya.
Kedua, menjaga lisan, termasuk dalam bermedia sosial. “Tahan diri saat menerima atau menyebarkan nasihat yang belum tentu benar,” pesannya.

Ketiga, gemar bersedekah, terutama kepada kerabat. “Sedekah tidak akan mengurangi harta,” tegasnya.
Keempat, berpuasa dengan penuh keikhlasan. “Jangan sampai puasa hanya mendapatkan lapar dan haus,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah program PCM Boja, antara lain penambahan tempat tidur di PKU Muhammadiyah, penambahan ruang kelas SD Muhammadiyah, serta pembelian tanah untuk pengembangan sekolah.
PCM Boja juga menginformasikan pelaksanaan Sholat Gerhana pada 3 Maret 2026 pukul 18.30 WIB.
Menutup kegiatan, Ustadz Triyono berpesan kepada takmir Musholla Az-Zahra agar tetap istiqamah dalam mengelola dakwah.
“Pesan saya kepada Mas Panji, tetap konsisten. Tugas takmir adalah mengantarkan warga menuju pintu surga,” tandasnya. (kami)
