PATEAN. KENDALMU.OR.ID. Tangis haru tak mampu disembunyikan dari wajah Saminem (56), seorang janda warga Dukuh Muncar, Desa Kalices, Kecamatan Patean, saat menerima satu unit rumah layak huni dari Lazismu Kendal, Kamis siang (3/7/2025).
Penyerahan rumah ditandai secara simbolis dengan penyerahan kunci oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal, Djamzuri, kepada Saminem, disaksikan Ketua RT setempat, Marsidi, serta jajaran pengurus Lazismu Kendal.
Hidup sebatang kara di pelosok desa, dengan penglihatan yang tidak normal dan bekerja serabutan demi menyambung hidup, Saminem tak pernah menyangka akan memiliki rumah sendiri. Dua anaknya tinggal jauh: satu di Kalimantan, dan satunya lagi tinggal di Temanggung sebagai anak angkat.
“Saya tidak punya rumah, hidup sendiri. Tapi atas bantuan kepala desa dan Lazismu, sekarang saya punya rumah,” ujar Saminem dengan mata berkaca-kaca.
“Terima kasih Lazismu, saya sekarang punya rumah,” ucapnya lagi, penuh syukur.
Ketua RT 002/RW 003 Dukuh Muncar, Marsidi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Lazismu terhadap warganya.
Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut dibangun di atas tanah milik desa, sementara seluruh biaya pembangunan ditanggung penuh oleh Lazismu Kendal.
“Mulai dari material, tenaga kerja, hingga fasilitas seperti listrik PLN, air bersih PDAM, kamar tidur, dapur, ruang tamu, bahkan MCK—semua dari Lazismu,” terang Marsidi.
Ia berharap amal baik ini dibalas Allah dengan keberkahan dan kelancaran dakwah sosial Lazismu.
Djamzuri, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kendal, mengaku ini adalah kali pertamanya menginjakkan kaki di Dukuh Muncar, desa terpencil yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Kendal.
Ia menyebut bahwa kehadiran Lazismu tak memandang latar belakang penerima manfaat.
“Bagi Lazismu, siapa pun warga Kendal yang membutuhkan akan dibantu, tanpa memandang golongan. Kami ingin menjadi tangan yang memberi, sebagaimana sabda Nabi, ‘Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah’,” tegasnya.
Ia berharap rumah yang dibangun tak hanya menjadi tempat tinggal, tapi juga menjadi tempat ibadah dan awal dari kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan bagi Saminem.
Rumah tersebut sebenarnya telah rampung tiga bulan lalu, namun baru diserahkan secara resmi hari ini.
Proses pembangunannya hanya memakan waktu sepekan. Fasilitas di dalamnya pun sudah lengkap, membuatnya layak untuk segera ditempati.
Turut hadir dalam prosesi penyerahan, Ketua Lazismu Kendal Sutiyono, Sekretaris Sulis Mardiyono, Manajer Suprapto, para staf Lazismu Kendal, serta jajaran Kantor Layanan Lazismu Patean.
Kisah ini menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian masih tumbuh subur. Dan bagi Saminem, rumah ini bukan sekadar bangunan, tetapi anugerah yang tak ternilai. (fur)
