PURIN. KENDALMU.OR.ID. Menjelang akhir semester genap tahun ajaran 2024–2025, SD Muhammadiyah Purin (Esmurin) Patebon, Kabupaten Kendal, menggelar acara Gelar Hafidz Al-Qur’an Juz 30 bagi seluruh siswa kelas 1.
Kegiatan ini berlangsung meriah pada Jumat (23/5/2025) di halaman sekolah, dan diikuti oleh 100 lebih peserta didik yang didampingi langsung oleh orang tua masing-masing.

Acara tersebut merupakan gelaran ke-21 yang diselenggarakan oleh Esmurin, sebagai bagian dari program pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai Islam sejak dini.
Para siswa tampil di atas panggung untuk menyambung ayat-ayat pendek dari Juz Amma yang dibacakan oleh guru atau ustadz, sebagai bentuk evaluasi hafalan mereka selama satu semester.
Kepala SD Muhammadiyah Purin, Akhmad Sofi Irwanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua yang hadir dan mendukung penuh kegiatan ini.

“Di sela kesibukan, panjenengan semua tetap meluangkan waktu untuk mendampingi putra-putri dalam gelar tahfidz ini. Ini kebanggaan besar bagi kami, terima kasih atas partisipasinya,” ungkapnya.
Ia menegaskan, gelar hafidz bukan semata ujian hafalan, tetapi lebih kepada bentuk apresiasi dan latihan mental bagi para siswa.
“Panggung kecil ini kami siapkan agar anak-anak belajar percaya diri. Seberapapun hafalan mereka, tetap kami hargai. Tidak untuk membuat mereka takut, tapi justru tampil gembira. Dalam enam tahun bersekolah di sini, anak-anak akan mendapatkan panggung gelar hafidz hingga 24 kali,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan acara ini adalah buah dari kolaborasi erat antara pihak sekolah, guru, siswa, dan para wali murid.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, 104 dari 112 kuota peserta didik baru tahun ajaran 2025–2026 telah terpenuhi.
“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Esmurin yang semakin tinggi,” imbuhnya.
Sofi Irwanto juga menyoroti kemajuan siswa kelas 1 yang dinilainya lebih unggul dibanding anak-anak seusia mereka di sekolah lain, terutama dalam aspek keagamaan.
“Anak-anak kita sudah hafal surat-surat dari An-Naas hingga An-Naba’. Ini nikmat besar yang patut kita syukuri,” ujarnya dengan haru.

Sementara itu, Ketua Panitia Gelar Hafidz, Ustadzah Wahyu Candrasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap akhir semester, sebagai bentuk evaluasi capaian hafalan anak-anak.
Selain Juz Amma, para siswa juga telah menghafal empat hadis pendek yang berkaitan dengan nilai-nilai kebersihan, kasih sayang, kebaikan, dan keutamaan Al-Qur’an.
Dikatakan, gelar hafidz kali ini dibagi dalam dua sesi, pagi dan siang, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 50 anak. Dalam setiap sesi, 8 hingga 9 siswa tampil secara bergiliran di atas panggung bersama orang tua mereka.
“Guru membacakan ayat, lalu siswa diminta menyambungnya. Ini bagian dari metode hafalan sambung ayat yang kami terapkan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Purin berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan dengan cahaya Al-Qur’an sebagai pelita. (fur)
