BOJA. KENDALMU.OR.ID. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Boja meresmikan sebuah unit usaha baru berbasis dakwah, Kantin Berkah, yang berlokasi di lingkungan RS PKU Muhammadiyah Boja, Kabupaten Kendal.
Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PCM Boja, Abdul Jalal, didampingi Direktur RS PKU Muhammadiyah Boja, dr. Arfa Bima Firizqina, disaksikan oleh jajaran PCM, PCA, para tamu undangan, serta keluarga besar rumah sakit.
Dalam sambutannya, Abdul Jalal menyampaikan bahwa pendirian Kantin Berkah merupakan cita-cita lama PCM dan PCA Boja yang akhirnya terwujud berkat semangat gotong royong dan sinergi seluruh elemen persyarikatan.

Kantin ini, menurutnya, bukan sekadar tempat jual beli makanan, tetapi juga menjadi bagian dari dakwah Muhammadiyah melalui layanan kuliner yang halal, sehat, dan bernilai adab Islami.
“Kehadiran kantin ini bertujuan menyediakan makanan dan minuman bergizi, halal-thayyib, bagi pasien, keluarga pasien, tenaga medis, dan seluruh karyawan rumah sakit. Lebih dari itu, ia juga menjadi sarana membangun kebiasaan Islami seperti membaca doa sebelum makan, makan dengan tangan kanan, dan menghindari pemborosan,” ungkap Jalal, Selasa (15/7/2025).
Ia juga mendorong agar model kantin semacam ini dikembangkan ke amal usaha Muhammadiyah lainnya, seperti sekolah dan lembaga pendidikan. Harapannya, unit usaha ini dapat menopang kemandirian organisasi perempuan Muhammadiyah—khususnya ‘Aisyiyah—dalam menjalankan program-program sosial dan dakwah tanpa terlalu bergantung pada anggaran PCM.

“Kami ingin ‘Aisyiyah makin mandiri secara ekonomi. Dengan adanya kantin dan layanan katering, kita bergerak nyata menuju kemandirian organisasi,” tegasnya.
Abdul Jalal turut menekankan pentingnya sinergi antara Kantin Berkah dan koperasi rumah sakit. Ia mengingatkan agar pengelolaan produk tidak saling tumpang tindih dan justru bisa saling melengkapi satu sama lain. Ia juga berpesan agar etos kerja pengelola kantin ditopang oleh semangat dakwah, pelayanan, dan ibadah.
“Bekerja di kantin itu amanah. Mulai pagi hingga malam, bahkan saat hari libur. Tapi jangan sampai karena sibuk melayani, ibadah seperti tahajud dilupakan. Bahkan saat Idulfitri pun, sebaiknya kantin tetap buka, karena melayani masyarakat adalah bagian dari dakwah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Boja, Herutami, menyampaikan rasa syukur dan haru atas terwujudnya Kantin Berkah.

Ia menyebutnya sebagai bukti nyata semangat kolaborasi antara PCM, RS PKU Muhammadiyah Boja, dan para donatur.
“Ini bukan sekadar usaha kuliner, tetapi simbol semangat kemandirian perempuan Muhammadiyah. Kantin ini adalah wujud dakwah melalui pelayanan makanan yang menyehatkan jasmani sekaligus menumbuhkan akhlak Islami,” ujar Herutami.
Ia juga berharap agar usaha ini terus dikembangkan ke sektor-sektor lain dalam amal usaha Muhammadiyah, termasuk di bidang pendidikan. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan di lingkungan rumah sakit, tetapi juga menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Sinergi yang terbangun dalam inisiatif ini adalah model kolaborasi produktif yang patut diteladani oleh amal usaha Muhammadiyah di mana pun,” pungkas Herutami.
Usai peresmian, seluruh hadirin diajak untuk makan bersama sebagai bentuk rasa syukur dan silaturahmi. Sebagai bentuk promosi awal dan kontribusi sosial, Kantin Berkah memberikan makanan gratis kepada seluruh pengunjung rumah sakit, termasuk pasien, penjaga pasien, dan karyawan.
Dengan diresmikannya Kantin Berkah, PCA Boja berharap dapat menggerakkan roda ekonomi umat, membangun kemandirian perempuan Muhammadiyah, serta menjadikan kantin ini sebagai sarana dakwah yang membumi—melalui makanan, pelayanan, dan suasana Islami yang menguatkan ruh amal usaha Muhammadiyah. (erna)
Kontributor : Erna Setyowati. Editor : Abdul Ghofur
