BOJA, KENDALMU.OR.ID – Alunan gending Jawa yang lirih mengiringi pecahnya tangis ratusan siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 2 Boja saat prosesi sungkeman perpisahan angkatan ke 36 di halaman sekolah, Sabtu (9/5/2026).
Di bawah teduh tenda sekolah, 396 siswa bersimpuh di pangkuan orang tua masing-masing, memohon maaf dan memeluk erat ayah ibu mereka dalam suasana yang syahdu dan menyentuh jiwa.Instrumentalia bernuansa sendu mengalun lembut ketika pemandu sungkeman mulai membacakan kalimat-kalimat penuh haru.

Tangis pun pecah di berbagai sudut tenda. Sejumlah siswa tampak tak kuasa menahan air mata saat mencium tangan orang tua mereka.
“Mohonkan maaf nan ikhlas kepada orang tua kalian, baik kesalahan yang sengaja maupun tidak sengaja,” ucap pemandu sungkeman lirih namun menghunjam hati.
Suasana semakin emosional ketika para siswa mengikuti lantunan kalimat penyesalan dan rasa terima kasih kepada orang tua.
“Terima kasih atas tetesan keringat yang tak pernah henti. Tak peduli siang atau malam, hujan ataupun panas, perjuanganmu tak pernah mengenal jarak dan waktu demi aku bisa belajar, tumbuh, dan bermimpi,” ucap pemandu yang diiringi isak tangis para siswa dan orang tua.

Prosesi sungkeman kemudian ditutup dengan siraman air ke kedua kaki orang tua masing-masing sebagai simbol bakti dan penghormatan seorang anak kepada ayah dan ibunya.
Banyak siswa dan wali murid tampak menyeka air mata dengan tisu, sementara sebagian lainnya larut dalam pelukan panjang penuh haru.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin mengatakan, tahun ini sekolah meluluskan 396 siswa dari lima jurusan, yakni Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Audio Video (TAV), Layanan Perbankan Syariah (LPS), dan Desain Produksi Busana (DPB).

“Dari 396 siswa, Alhamdulillah, sebanyak 19 siswa tahun ini sudah siap berangkat magang dan kerja ke Jepang. Selain itu, puluhan siswa juga sudah diterima bekerja di sejumlah perusahaan besar, sebagian masuk perguruan tinggi negeri, dan sebagian lainnya memilih berwirausaha,” tegasnya.
Ia meminta para wali siswa mengikhlaskan putra-putrinya yang akan berangkat ke Jepang sebagai duta sekolah.
“Doakan mereka sehat, selamat, dan sukses selama magang maupun bekerja di negara matahari terbit,” katanya.
Nur Khirin juga berpesan agar para siswa tetap menjaga kesehatan, menghormati budaya Jepang, dan tidak meninggalkan ibadah.

“Jangan pernah tinggalkan shalat lima waktu agar hidup diberi ketenangan, kesuksesan, dan kebahagiaan dunia akhirat,” pesannya.
Pada kesempatan itu, sekolah juga memberikan apresiasi akademik kepada Fatayya Zidna Afandi dari kelas XII DPB yang meraih capaian nilai akademik tertinggi dengan NKA 91,00.
Sementara itu Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Boja, Akhmad Dahlan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran SMK Muhammadiyah 2 Boja atas dedikasinya sehingga hari ini anak-anak kelas XII dapat diwisuda.

“Inovasi dan prestasi yang telah dibangun dari tahun ke tahun menghasilkan lulusan yang membanggakan,” ujarnya.
Menurutnya, bukti telah ditunjukkan oleh SMK Muhammadiyah 2 Boja dengan berdirinya bangunan ruang praktek siswa jurusan TKR dengan mobil dan peralatan lengkap.
Ia menilai SMK Muhammadiyah 2 Boja dalam perkembangannya berbeda dengan sekolah lain sehingga mendapat predikat SMK Unggulan dari PP Muhanmadiyah.
“Pengembangan SMK Muhammadiyah 2 Boja lebih lanjut dilakukan dengan kepemilikan lahan tanah di belakang seluas 5600 meter persegi,” pungkasnya.(fur)
