Browsing: Cerpen
Cerpen AA Riyanto Ba’da tarawih, malam di Musholla Mardhatillah Truko tak buru-buru beranjak. Jamaah lain telah pulang, menyisakan lampu temaram…
Cerpen HM. Tibyani Tidak seperti biasanya, Sastro—yang selama ini terkenal malas jika diajak istrinya berkunjung ke rumah mertua—pagi itu justru…
Cerpen : HM Tibyani Awan, atas nama pemuda kampung menyerahkan proposal Baitul Arqom Dasar Pemuda Muhammadiyah kepada sang bapak, titipan…
Cerpen Ghofur Alkendali Pagi itu, udara desa terasa lebih segar dari biasanya. Aska, anak sederhana berusia 14 tahun, duduk di…
Cerpen Abdul Ghofur AlKendali Pagi itu, udara Desa Truko terasa sejuk. Di halaman SD IT Muhammadiyah Truko, para siswa berseragam…
Cerpen Abdul Gofur Al Kendali Pagi itu embun masih menempel di ujung daun padi. Di tengah hamparan sawah yang hijau…
Cerpen : Giska Rizky Khoirunisa Ibu dikenal banyak orang—dikenal sebagai penulis yang gagal. Begitu kata orang- orang, kata Ayah, bahkan…
Oleh Gofur Al Kendali Pagi itu, embun masih enggan pergi dari dedaunan di halaman rumah. Di meja kayu dekat jendela,…
Cerpen Gofur Al Kendali Pagi itu embun masih enggan pergi dari helai daun padi. Dari kejauhan, terdengar suara lelaki paruh…
Cerpen Putri Ni’matul Ummah Terik matahari berangsur meredup. Awan kelabu lambat laun menyelimuti langit. Cucuran keringat mulai mengering seiring embusan…