WELERI, KENDALMU.OR.ID – Suasana haru dan bangga menyatu di Water Six Weleri, Selasa (5/5/2026).
Sebanyak 89 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Weleri resmi dilepas.
Bukan sekadar seremoni perpisahan, momen ini menjadi gerbang awal bagi para lulusan untuk menapaki jalan hidup—baik ke dunia kerja, wirausaha, maupun pendidikan lanjutan.

Para siswa yang tergabung dalam Angkatan XXXVII ini berasal dari empat program keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB/OTKP), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), serta Tata Boga.
Bekal kompetensi yang mereka kantongi diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia industri sekaligus membuka peluang usaha mandiri.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Weleri, Muaris, menegaskan seluruh siswa telah dinyatakan lulus sehari sebelumnya melalui pemberitahuan resmi kepada wali siswa.
Ia menyebut, para lulusan kini telah menentukan arah masa depan masing-masing.

“Ini bukan akhir, tapi titik awal. Mereka sudah memilih jalan hidupnya—melanjutkan kuliah, bekerja, atau berwirausaha. Tugas mereka sekarang adalah membuktikan pilihan itu,” tegas Muaris.
Ia juga mengapresiasi capaian siswa, termasuk prestasi di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kabupaten.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa lulusan SMK Muhammadiyah 1 Weleri mampu bersaing dan tidak kalah dengan sekolah lain.
Di balik capaian akademik, Muaris mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman sebagai fondasi hidup.

“Jangan tinggalkan kebiasaan baik yang sudah dibangun di sekolah—shalat berjamaah, tadarus, dan akhlak mulia. Itu yang akan menjadi penuntun di mana pun kalian berada,” pesannya.
Ketua PCM Weleri, Ali Mu’zi, turut menegaskan bahwa memilih pendidikan di Muhammadiyah adalah keputusan yang tepat karena menggabungkan ilmu dunia dan akhirat.
“Ilmu umum penting untuk hidup, tapi ilmu agama adalah penuntun arah hidup. Keduanya harus berjalan seimbang,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Jawa Tengah, Nanang Abdullah, memberikan pesan lugas kepada para lulusan agar tidak cepat puas.

“Kelulusan ini patut disyukuri, tapi jangan disalahartikan sebagai garis finish. Ini justru garis start menuju tantangan yang lebih besar,” tegasnya.
Nanang menekankan tiga kunci sukses yang harus dipegang teguh: konsistensi, pola pikir bertumbuh, dan tujuan hidup yang jelas.
“Orang sukses itu konsisten. Gagal itu biasa, tapi berhenti itu pilihan. Bangkit lagi. Dan pastikan kalian punya mimpi yang jelas untuk diperjuangkan,” pungkasnya.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri wali siswa, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weleri, serta seluruh guru dan karyawan sekolah.
Lebih dari sekadar perpisahan, hari itu menjadi saksi lahirnya langkah-langkah baru menuju masa depan.(fur)
