KALIWUNGU, KENDALMU.OR.ID – Transformasi layanan kesehatan Muhammadiyah di Kabupaten Kendal terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Darul Istiqomah (RSDI) Kaliwungu menggelar tasyakuran soft opening gedung baru setinggi tujuh lantai sekaligus menyerahkan hibah tiga unit mobil operasional kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, dan Brangsong (Kalisebrang), Jumat (23/1/2026).
Gedung baru tersebut menjadi tonggak penting pengembangan fasilitas RSDI dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang kian meningkat.
Soft opening dilakukan sebagai penanda dimulainya pemanfaatan gedung secara bertahap sesuai perencanaan layanan medis rumah sakit.
Direktur Utama RSDI Kaliwungu, M. Arief Rida, menjelaskan bahwa pada tahap awal, lantai satu difungsikan untuk pelayanan rawat jalan dan poliklinik. Sementara lantai dua digunakan untuk rawat inap kelas I, kelas II, kelas III, serta ruang VIP.
“Untuk lantai tiga hingga tujuh saat ini belum difungsikan dan akan dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan layanan dan kesiapan fasilitas,” ujarnya.
Rida menegaskan pembangunan gedung bertingkat ini merupakan investasi jangka panjang agar RSDI mampu terus tumbuh dan adaptif. “Gedung ini kami siapkan untuk pengembangan layanan ke depan.
Targetnya, RSDI bisa memberikan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap, nyaman, dan profesional,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, RSDI juga menghibahkan tiga unit mobil operasional kepada PCM Kalisebrang selaku pemilik rumah sakit.
Menurut Rida, hibah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran mobilitas dakwah dan pelayanan sosial Muhammadiyah di tingkat cabang.
“Mobil ini untuk menunjang tugas organisasi dan pelayanan masyarakat. Harapannya bisa memperkuat dakwah dan aktivitas persyarikatan,” katanya lugas.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH. Ihsan Intizam, menegaskan bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang kesehatan merupakan wujud dakwah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan umat.
“AUM kesehatan adalah ladang dakwah strategis. Nilai Islam hadir melalui pelayanan yang profesional, adil, dan penuh kepedulian,” tegasnya.
Ia menambahkan, RSDI harus menjadi ruang kemanusiaan, bukan sekadar tempat berobat.
“Keberlanjutan penting, tetapi ruh utamanya adalah pelayanan dan dakwah. Itu jati diri rumah sakit Muhammadiyah,” pungkasnya. (afif)
