SUKOREJO, KENDALMU.O.ID – Suasana karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Sukorejo pada Selasa (19/8/2025) berlangsung meriah dan penuh warna.
Dari ribuan peserta yang ikut serta, kontingen SD Muhammadiyah Sukorejo tampil gemilang dengan memboyong dua piala sekaligus, yakni Juara 1 kategori karnaval pawai budaya tingkat SD/MI dan Juara 2 kategori Drumband SD/MI.
Keberhasilan ini semakin membanggakan karena SD Muhammadiyah Sukorejo mampu mengungguli puluhan peserta lain dari sekolah dasar se-Kecamatan Sukorejo.

Dengan mengusung tema “Sumber Daya Laut, Kekayaan Bangsaku Menuju Indonesia Makmur”, sebanyak 490 siswa kelas 4, 5, dan 6 bersama guru serta karyawan tampil dalam balutan kostum beraneka ragam hayati laut.
Sepanjang rute karnaval di sekitar Bundaran Sukorejo, penampilan mereka berhasil menyedot perhatian masyarakat.
Kepala SD Muhammadiyah Sukorejo, Butuk Kemisih atau akrab disapa Pak Is, menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan.

“Indonesia memiliki wilayah laut yang luas dengan kekayaan yang melimpah. Sayangnya, masih banyak wilayah perairan yang belum terkelola dengan baik. Karnaval ini kami jadikan momentum untuk mengajak masyarakat menjaga kelestarian laut,” terangnya.
Kemeriahan barisan SD Muhammadiyah Sukorejo dibuka dengan penampilan atraktif Drumband Gema Sang Surya, yang memukau para tamu undangan dengan hentakan musik dan formasi yang rapi.
Setelah itu, parade busana batik karnaval yang unik dan estetik semakin menambah semarak suasana.
Tak kalah mencuri perhatian, hadir pula maskot kapal dan barisan nelayan sebagai simbol identitas bangsa maritim. Di belakangnya, ratusan siswa dengan kostum ikan paus, hiu, nemo, bintang laut, cumi-cumi, gurita, ubur-ubur, kerang, hingga kepiting membuat Sukorejo seakan berubah menjadi “lautan berjalan” yang penuh warna.

Barisan ditutup oleh tim Saber (Sapu Bersih) yang terdiri dari Tapak Suci Putra Muhammadiyah dan Kepanduan Hizbul Wathan. Mereka bertugas membersihkan rute karnaval dari sampah sebagai bentuk praktik kepedulian lingkungan.
Lebih dari sekadar hiburan, SD Muhammadiyah Sukorejo memanfaatkan momen ini sebagai ajang dakwah dan pendidikan karakter.
Sepanjang barisan, terpampang berbagai tulisan penuh pesan moral, seperti: “Kalau sudah besar, jangan rakus”, “Bila ingin tenang, tegakkan shalat lima waktu”, “Ubur-ubur ikan lele, sing jujur ya le”, hingga “Usaha yang gigih jangan mudah tumbang”.
Pesan-pesan sederhana namun menyentuh itu menjadikan barisan SD Muhammadiyah Sukorejo bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga penuh makna.
Atas pencapaian dua gelar juara ini, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sukorejo mengungkapkan rasa syukur mendalam.

“Prestasi ini tentu karena pertolongan Allah, serta hasil kerja keras siswa, guru, dan dukungan orang tua,” ucap Pak Is dengan penuh bangga.
Ia berharap kemenangan ini memberi pengalaman berharga bagi para siswa tentang arti syukur dan cara mengekspresikan cinta tanah air.
“Semoga tahun depan SD Muhammadiyah Sukorejo bisa mempertahankan juara ini dengan penampilan yang lebih greget dan bermanfaat bagi masyarakat Sukorejo,” pungkasnya. (fitri)
Kontributor : Fitri Sufitri, Editor : Abdul Ghofur
