KENDALMU.OR.ID – Sekitar 600 galon air mengalir ke warga terdampak kekeringan di Dukuh Pilangsari dan sekitarnya, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.
Bantuan tersebut merupakan hasil gerakan kemanusiaan SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kendal.
Selain menggalang donasi air bersih, SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo juga mengumpulkan galon bekas air mineral untuk mendukung penyaluran bantuan.
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian sekolah terhadap warga yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kondisi kekeringan.

Kepala SMK Muhammadiyah 04 Sukorejo, Shofiq Ghorbal, mengatakan keterlibatan sekolah dalam gerakan kemanusiaan merupakan bagian dari upaya menanamkan kepedulian sosial kepada para siswa.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Bagi sebagian orang, air mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang sedang mengalami kekeringan, setetes air adalah harapan. Karena itu, kami ingin ikut bergerak dan memberikan manfaat sesuai kemampuan yang kami miliki,” kata Shofiq, Selasa (29/9/2026)
Sekitar 600 galon air bersih kemudian didonasikan untuk warga di Dukuh Pilangsari dan wilayah sekitarnya, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama kekeringan.

Shofiq menegaskan, pengumpulan galon bekas dan donasi air bersih merupakan ikhtiar sederhana yang diharapkan dapat terus berkembang.
Kegiatan itu sekaligus menjadi pembelajaran bagi siswa untuk lebih peka terhadap persoalan sosial dan kondisi masyarakat.
Ketua Lembaga Resiliensi Bencana PD Muhammadiyah Kendal, Moh Hafiedz, mengapresiasi kepedulian SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo yang ikut memperkuat gerakan kemanusiaan bersama MDMC Kendal.
“Gerakan kemanusiaan akan semakin kuat ketika dilakukan bersama. Donasi yang terkumpul, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian penting untuk membantu saudara kita yang membutuhkan air bersih,” ujar Hafiedz.
Ia berharap kepedulian tersebut terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat terdampak kekeringan.
“Semoga ikhtiar kecil ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang terus mengalir dan memberi manfaat bagi sesama,” tandas Shofiq. (fur)
