BOJA, KENDALMU.OR.ID — Sebanyak 20 siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Boja, Kabupaten Kendal, menjalani Medical Check Up (MCU) sebagai tahapan wajib persiapan kerja ke Jepang, Rabu (11/2/2026).
Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Klinik Utama Pratama Semarang yang menjadi mitra sekolah dan lembaga penyalur tenaga kerja internasional.
MCU dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para siswa sebelum memasuki dunia kerja luar negeri.
Pemeriksaan meliputi cek kesehatan umum, tes darah dan urine, rontgen paru-paru, pemeriksaan tekanan darah, hingga tes bebas narkoba.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan secara tertib dan disiplin.
SMK Muhammadiyah 2 Boja merupakan sekolah unggulan Persyarikatan Muhammadiyah sekaligus Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) yang mendapat mandat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk melaksanakan International Class Program (ICP). Salah satu program strategis ICP adalah program magang dan kerja ke Jepang.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menegaskan bahwa MCU menjadi bagian penting dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global.
“MCU ini tahapan wajib. Kami tidak ingin mengirim siswa yang belum benar-benar siap. Mereka harus sehat, tangguh, dan mampu mengikuti ritme kerja di Jepang,” tegasnya.

Ia menambahkan, sekolah terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak untuk membuka peluang kerja internasional bagi lulusan.
“Kami tidak hanya mengejar penempatan kerja, tetapi membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja tinggi,” katanya.
Pembimbing program kerja Jepang, Reyndra Alala, menjelaskan bahwa hasil MCU menjadi penentu kelanjutan seleksi.
“Jika lolos standar kesehatan, siswa bisa lanjut ke tahap wawancara perusahaan dan pengurusan visa kerja,” jelasnya.
Menurutnya, para peserta telah dibekali pelatihan bahasa Jepang, pembinaan mental, serta pemahaman budaya kerja sejak awal mengikuti program.
Salah satu peserta, Galih Pratama, mengaku termotivasi mengikuti seluruh tahapan.
“Saya sudah menyiapkan diri dari awal, belajar bahasa dan menjaga kesehatan. MCU ini menegangkan, tapi membuat saya semakin semangat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan MCU ini, SMK Muhammadiyah 2 Boja berharap seluruh peserta dapat melanjutkan proses hingga keberangkatan.
Program kerja ke Jepang tersebut menjadi bukti keseriusan sekolah mencetak lulusan profesional yang siap bersaing di tingkat internasional. (fur)
