BOJA, KENDALMU.OR.ID — Kajian Subuh di Musholla At Taqwa, Kecamatan Boja, Sabtu (17/1/2026), mengangkat tema “Tanda Ibadahmu Diterima”. Kajian yang disampaikan Ustadz Widodo ini diikuti sekitar 20 jamaah dari lingkungan sekitar.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Widodo menegaskan bahwa setiap muslim tentu berharap amal ibadah yang dilakukan mendapat rahmat dan cinta Allah SWT serta menjadi jalan menuju surga.
Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua ibadah otomatis diterima tanpa tanda-tanda yang menyertainya.
“Salah satu tanda ibadah diterima adalah dimudahkannya seseorang untuk melakukan amal shalih setelahnya,” ujar Ustadz Widodo di hadapan jamaah.
Ia mengutip perkataan ulama salaf yang menyebutkan bahwa ganjaran dari satu amal kebaikan adalah datangnya amal kebaikan berikutnya.
Sebaliknya, dosa yang tidak disertai taubat akan mengundang dosa-dosa lainnya.
Ustadz Widodo juga menguatkan penjelasannya dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah.

“Kejujuran akan menuntun pada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkan seseorang ke surga,” katanya, merujuk hadis riwayat Muslim.
Selain itu, tanda kedua diterimanya amal ibadah, menurutnya, adalah tidak merasa bangga atau ujub dengan amal yang telah dilakukan.
Justru, seseorang akan merasa bahwa ibadahnya masih kecil dan penuh kekurangan.
“Orang yang ibadahnya diterima akan merasa amalnya belum seberapa dan terus disertai istighfar,” tegasnya.
Ia mencontohkan teladan Rasulullah SAW yang senantiasa beristighfar setelah menunaikan shalat, serta anjuran istighfar setelah ibadah-ibadah besar seperti haji, shalat malam, dan wudhu.
Kajian Subuh ini ditutup dengan ajakan kepada jamaah untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, menjauhi rasa bangga diri, serta memperbanyak taubat dan istighfar dalam setiap amal yang dilakukan. (kami)
