KENDAL, KENDALMU.OR.ID – Pengurus Forum Kendal Bersatu (FKB) masa bakti 2026–2031 resmi dilantik oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, di Gedung DPRD Kendal, Jumat (6/2/2026).
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya peran aktif FKB dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama suaminya, Murdoko, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Kehadiran pimpinan daerah itu menegaskan dukungan penuh terhadap keberadaan dan peran strategis FKB.
Dalam sambutannya, Bupati Dyah Kartika menyampaikan rasa bangga atas terbentuknya kepengurusan baru FKB.

Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan harus diwujudkan dalam kerja nyata.
“Para pengurus sudah diambil sumpah. Jangan sampai ini hanya formalitas.
“Ini adalah komitmen untuk membawa forum ini sesuai niat awal, yakni memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan Kabupaten Kendal,” tegas Bupati.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa berjalan optimal tanpa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
Ia menilai FKB memiliki posisi strategis sebagai jembatan aspirasi masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan FKB semakin kuat. Program pembangunan akan berjalan lebih baik jika didukung semua elemen masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mendorong pengurus FKB segera menyusun program kerja yang terukur dan kolaboratif.

“Segera bikin program, libatkan berbagai pihak, dan bergerak bersama. Mari bersatu membangun Kendal yang maju, berkelanjutan, dan menyejahterakan rakyat,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKB Haryono menegaskan bahwa forum ini dibentuk untuk menghimpun berbagai elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang organisasi.
FKB, kata dia, hadir untuk memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan.
“FKB ada untuk Kendal yang lebih baik. Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan membantu menyelesaikan keluhan warga yang belum terakomodasi,” tegasnya.
Haryono menyebutkan, langkah awal setelah pelantikan adalah melakukan konsolidasi dengan berbagai lembaga untuk memetakan persoalan sosial di masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa FKB tidak akan masuk ke ranah politik praktis.
“Kami fokus di sosial kemasyarakatan. Politik biarlah menjadi urusan partai,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kendal menerima jaket seragam FKB sebagai simbol dukungan dan pengayoman.
Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari sejumlah yayasan di Kabupaten Kendal. (fur)
