WELERI, KENDALMU.OR.ID – Workshop olahan pangan lokal pembuatan abon ayam yang digelar mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (Umkaba) menjadi langkah nyata implementasi mata kuliah Kewirausahaan berbasis praktik.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (20/4/2026) di Kampus 2 Umkaba, Desa Ngasinan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada praktik pengolahan makanan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan mahasiswa melalui pemanfaatan potensi pangan lokal yang bernilai ekonomi tinggi serta berpeluang dikembangkan menjadiusaha mandiri.
Workshop dibuka oleh dosen Manajemen Umkaba, Latifah, yang menegaskan pentingnya mahasiswa memiliki jiwa wirausaha sejak di bangku kuliah.
Ia menekankan bahwa inovasi berbasis bahan lokal harus menjadi fondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
“Abon ayam dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh, prosesnya sederhana, dan daya simpannya lama. Ini sangat potensial untuk dijadikan usaha rumahan yang nyata dan bisa langsung dipasarkan,” tegas Latifah.
Ia menambahkan, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi harus mampu mengubah pengetahuan menjadi produk bernilai jual.

Menurutnya, keberhasilan wirausaha ditentukan oleh kreativitas, ketelitian, dan kemampuan membaca peluang pasar.
Dalam sesi praktik, mahasiswa terlibat langsung mulai dari pemilihan bahan baku ayam segar, perebusan, penyuwiran, penggorengan, hingga pemberian bumbu agar menghasilkan abon dengan cita rasa gurih dan khas.
Kegiatan juga dilengkapi materi manajemen usaha seperti perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, hingga strategi pemasaran offline dan digital.
Salah satu peserta, Sazkia, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut.
Ia menilai praktik langsung membuatnya lebih memahami proses kewirausahaan secara nyata.
“Selama ini kami hanya belajar teori. Di sini kami benar-benar praktik dari awal sampai produk jadi. Ternyata tidak sesulit itu, justru menyenangkan,” ujar Sazkia.
Ia juga mengaku mulai tertarik untuk mencoba usaha kecil berbasis pangan lokal.
“Saya jadi berpikir untuk mencoba di rumah. Siapa tahu bisa jadi usaha bersama keluarga,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi hasil olahan abon ayam dan diharapkan mampu menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa Umkaba secara berkelanjutan. (latifah)
