KENDAL, KENDALMU.OR.ID — Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (Umkaba) memperkuat kerja sama strategis dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal melalui kunjungan kerja, sebagai langkah konkret mengoptimalkan program pengabdian masyarakat yang edukatif dan berkelanjutan, Selasa (21/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah terjalin sejak 2024. UMKABA menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan, baik bagi petugas maupun warga binaan.
Delegasi UMKABA dipimpin Taufik Pandan Winoto selaku Dekan Fakultas Humaniora, didampingi Dekan Fakultas Kesehatan Yulia Ardiyanti serta dua dosen pendamping, Radianti Moviana dan Bambang Julianto.
Kehadiran lintas fakultas ini mencerminkan pendekatan multidisipliner dalam pelaksanaan program.
Fokus utama kerja sama diarahkan pada penyuluhan manajemen stres dan penyuluhan hukum bagi jajaran lapas.
Program manajemen stres dinilai penting untuk merespons tingginya tekanan psikologis dalam lingkungan kerja pemasyarakatan yang dinamis.
Melalui edukasi tersebut, diharapkan tercipta ketahanan mental yang lebih kuat bagi petugas maupun warga binaan.
Taufik Pandan Winoto menegaskan bahwa penguatan literasi hukum menjadi bagian penting dalam kerja sama tersebut.
“Selain itu, penyuluhan hukum kami fokuskan pada peningkatan pemahaman terkait regulasi serta hak-hak konstitusional dalam praktik pemasyarakatan,” ujarnya.

Menurut Taufik, upaya ini krusial untuk mendorong tata kelola lembaga yang profesional, berlandaskan kepastian hukum, sekaligus tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Sementara itu, Yulia Ardiyanti menyampaikan bahwa program manajemen stres menjadi perhatian utama dalam pembinaan.
“Program ini penting untuk merespons tingginya tekanan psikologis dalam lingkungan kerja pemasyarakatan yang dinamis. Melalui edukasi ini, diharapkan petugas maupun warga binaan memiliki ketahanan mental yang lebih baik,” jelasnya.
Kepala Lapas Kendal, Ary Nirwanto, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi keterlibatan dunia akademik dalam mendukung program pembinaan di dalam lapas.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi program yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi pembinaan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga pemasyarakatan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan pemberdayaan.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diusung Umkaba, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Ke depan, kedua pihak berkomitmen memperluas cakupan kerja sama dengan program-program yang adaptif terhadap kebutuhan lapangan.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi penguatan kapasitas individu di lingkungan pemasyarakatan Kendal.
