PEGANDON, KENDALMU.OR.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pegandon, Kabupaten Kendal, menggelar jalan sehat sebagai salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah, Ahad pagi (30/11/2025).
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan start dan finish di SDIT Muhammadiyah Pegandon dan SMP Muhammadiyah 7 Pegandon, diikuti ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat Kecamatan Pegandon dan sekitarnya.

Ketua PCM Pegandon, Abdul Rosid, menjelaskan bahwa jalan sehat dipilih bukan hanya sebagai syiar Muhammadiyah, tetapi juga untuk mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat.
“Jalan sehat adalah bentuk aktivitas fisik ringan yang dapat diikuti semua kalangan. Kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai bagian dari ibadah dan gaya hidup Islami, sesuai prinsip Muhammadiyah yang menekankan keseimbangan antara jasmani dan rohani,” ujar Rosid.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antaranggota masyarakat, keluarga, dan warga Muhammadiyah.
“Dalam konteks Milad, ini memperkuat persaudaraan antaranggota dan menunjukkan solidaritas organisasi kepada masyarakat luas,” tegasnya.

Panitia menyediakan 1.500 kupon bagi peserta jalan sehat, yang berkesempatan meraih berbagai hadiah door prize, mulai dari ratusan hadiah menarik, tiga kompor gas, tiga setrika listrik, satu mesin cuci, hingga satu lemari es. Semua hadiah berasal dari jajaran pimpinan dan anggota Muhammadiyah, donatur, amal usaha Muhammadiyah, serta alumni SMP Muhammadiyah 7 Pegandon.

“Harapan kami, jalan sehat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persyarikatan di tingkat cabang Pegandon dan ranting Muhammadiyah,” tambah Rosid.
“Sebagai organisasi Islam berkemajuan, kami berharap Muhammadiyah Pegandon dan rantingnya semakin berkembang, maju, dan kuat, sehingga masyarakat semakin percaya dan mendukung Muhammadiyah,” pintanya.

Senentara itu Wakil Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pegandon, Fauyiah, menilai kegiatan ini sukses dari sisi jumlah peserta dan kehadiran.
“Kupon yang disediakan panitia sebanyak 1.500 lembar hampir habis. Peserta tidak hanya warga Muhammadiyah, tetapi lebih dari separuh masyarakat umum turut serta,” jelasnya.
Mengenai door prize, Fauyiah menegaskan bahwa undian dilakukan secara terbuka dan adil, tanpa keterlibatan panitia.
“Semua peserta yang mendapat hadiah benar-benar dari masyarakat, bukan panitia,” ujarnya.

Momentum jalan sehat ini juga menjadi sarana silaturahmi alumni SMP Muhammadiyah 7 Pegandon.
Puluhan alumni angkatan pertama, 1984–1988, hadir dan turut meramaikan acara. Mereka bahkan ikut berkontribusi menyerahkan hadiah door prize bagi peserta.
Fauyiah menambahkan, diharapkan kegiatan ini berdampak positif pada perkembangan dan kejayaan kembali SMP Muhammadiyah 7 Pegandon, yang pernah menorehkan prestasi gemilang di masa lalu.
Dengan ribuan peserta, hadiah menarik, dan semangat kebersamaan yang menggebu, jalan sehat Milad ke-113 Muhammadiyah Pegandon tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga media syiar, pendidikan, dan penguatan organisasi yang membangun rasa bangga masyarakat terhadap Muhammadiyah. (fur)
