PLANTUNGAN, KENDALMU.OR.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Plantungan, Kabupaten Kendal, menggelar pengkaderan Baitul Arqam (BA), sebuah model pengkaderan resmi Muhammadiyah yang bertujuan membentuk, memperkuat, dan menyatukan pemahaman serta komitmen ke-Muhammadiyahan bagi anggota, pimpinan, dan calon pimpinan.
Kegiatan kali ini mengusung tema: “Memajukan Muhammadiyah dengan Mengenal Ideologi Untuk Menjadi Warga Muhammadiyah yang Sejati”.
Pengkaderan yang diikuti sekitar 50 peserta dari jajaran PCM dan PC Aisyiyah ini berlangsung Sabtu-Ahad (29–30/11/2025) di MI Muhammadiyah Wadas, Kecamatan Plantungan, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Maryono.

Dalam sambutannya, Maryono memberi apresiasi tinggi kepada PCM dan PCA Plantungan yang mampu menyelenggarakan Baitul Arqam secara mandiri.
“Atas nama PDM Kendal, kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada PCM dan PCA Plantungan karena telah berhasil menyelenggarakan Baitul Arqam (BA) secara mandiri,” tegas Maryono.

Ia menambahkan, keikutsertaan warga Muhammadiyah dalam BA menunjukkan bahwa mereka telah memperbarui diri untuk meningkatkan ilmu dan tidak ketinggalan zaman.
Maryono berharap setelah mengikuti BA, seluruh jajaran PCM dan PCA Plantungan dapat meningkatkan kualitas organisasi dan seluruh jajarannya siap mensukseskan program unggulan PDM Kendal, yaitu Ashoi: mengkaji Al-Qur’an secara rutin, menegakkan shalat berjamaah, dan meningkatkan kesadaran berinfaq.

Ketua PCM Plantungan, Singgih Suprapto, menegaskan bahwa BA diselenggarakan secara mandiri sebagai peluang besar bagi seluruh anggota untuk mengikuti perkaderan secara maksimal.
“Pengkaderan Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan rutinitas, tetapi memiliki makna dan tujuan strategis dalam Muhammadiyah. Kami berharap seluruh peserta mengikuti BA sampai tuntas agar memahami dan mengamalkan seluruh materi, sehingga meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta ke-Islaman dan ideologi Muhammadiyah,” ujar Singgih.
Materi BA PCM Plantungan mencakup berbagai aspek, antara lain: Aqidah dan Iman (Pemahaman tauhid, aqidah Muhammadiyah, dan manhaj Islam). Ibadah dan Akhlak (Tata cara ibadah mahdhah, akhlak, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW).

Al-Qur’an dan Hadis: Tafsir, (studi hadis, serta cara membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.) Sejarah dan Gerakan Muhammadiyah (Sejarah, tokoh, prinsip dakwah, tajdid, dan amal usaha). Kepemimpinan dan Organisasi (Manajemen organisasi, strategi dakwah, komunikasi, dan kerja sama tim). Kemasyarakatan dan Pemberdayaan (Tanggung jawab sosial, pembinaan masyarakat, dan program pemberdayaan umat). Pembinaan Spiritual dan Mental (Karakter, mental pengabdian, disiplin, tanggung jawab, dan motivasi dakwah).
Kegiatan ini dipandu oleh Master of Training beserta jajaran instruktur dari Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PD Muhammadiyah Kendal, memastikan seluruh peserta mendapatkan pembekalan maksimal selama BA berlangsung.
