Close Menu
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Opini
    • Pendidikan
    • Berita
  • Kemuhammadiyahan
    • Dakwah
    • Khazanah
    • Ukuwah
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Berita Terbaru

Lazismu Kendal Perkuat Integritas Amil, Mustahik Dibidik Jadi Muzaki

Oktober 17, 2026

178 Wisudawan UMKABA Ditantang Tak Sekadar Pegang Ijazah, Kendal Butuh Kontribusi Nyata

Oktober 17, 2026

Cegah Tawuran dan Provokasi Medsos, Polres Kendal Tanamkan Karakter Pelajar.

Oktober 17, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Daftar
  • Login
Facebook Instagram YouTube WhatsApp Telegram
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Daftar
  • Profil
    • PDM Kendal
      • Struktur Organisasi
      • Sejarah
    • Majelis
    • Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
  • Artikel
    1. Kesehatan
    2. Opini
    3. Pendidikan
    4. Berita
    5. View All

    Masih Nuasa Milad Ke 112 Muhammadiyah, AUM Pendidikan di Kendal Lakukan Jumsih

    November 22, 2024

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Tingkatkan Kualitas Jurnalis, MPI PP Muhammadiyah Gelar AJM

    November 22, 2024

    Senam Sehat Ceria LDK PDM Kendal: Tua Itu Pasti, Sehat Adalah Pilihan

    Agustus 21, 2023

    Biarkan, Masih Banyak Orang, Kalimat Sederhana Yang Membunuh Pengkaderan

    Oktober 16, 2026

    Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

    Oktober 12, 2026

    Pesan Kemarau Berkepanjangan: Tinjauan Teologis

    Oktober 8, 2026

    Ketika Prestasi Anak Menjadi Cermin Harga Diri Orang Tua

    Oktober 8, 2026

    Irwan Aqib: Tanpa Akhlak, Ilmu Kehilangan Arah

    Juni 1, 2025

    Sofyan Anif: Pendidikan Muhammadiyah Bukan Sekadar Transfer Ilmu, Tapi Transformasi Nilai

    Mei 13, 2025

    Dari Mengelola ke Mengembangkan: Saatnya Sekolah Muhammadiyah Melompat Lebih Tinggi

    April 11, 2025

    Tim Marketing Pondok DA 4 Caruban Kunjungi Elementary School Di Luar Kota.

    November 22, 2024

    Lazismu Kendal Perkuat Integritas Amil, Mustahik Dibidik Jadi Muzaki

    Oktober 17, 2026

    178 Wisudawan UMKABA Ditantang Tak Sekadar Pegang Ijazah, Kendal Butuh Kontribusi Nyata

    Oktober 17, 2026

    Cegah Tawuran dan Provokasi Medsos, Polres Kendal Tanamkan Karakter Pelajar.

    Oktober 17, 2026

    Normalisadi Sungai Kendal Terganjal Bangunan 

    Oktober 16, 2026

    Lazismu Kendal Perkuat Integritas Amil, Mustahik Dibidik Jadi Muzaki

    Oktober 17, 2026

    178 Wisudawan UMKABA Ditantang Tak Sekadar Pegang Ijazah, Kendal Butuh Kontribusi Nyata

    Oktober 17, 2026

    Cegah Tawuran dan Provokasi Medsos, Polres Kendal Tanamkan Karakter Pelajar.

    Oktober 17, 2026

    Normalisadi Sungai Kendal Terganjal Bangunan 

    Oktober 16, 2026
  • Kemuhammadiyahan
    1. Dakwah
    2. Khazanah
    3. Ukuwah
    4. View All

    Makna Adzan sebagai Seruan Persatuan Umat: Kajian Ahad Pagi PCM Ngampel Bersama Ust. Musthofa

    Agustus 4, 2025

    Munafik dan Mukhlis: Cermin Kontras Kehidupan yang Terungkap dalam Al-Baqarah

    Juli 25, 2025

    Syahdu di Pagi Ahad: Menguatkan Tauhid dan Iman kepada Hari Akhir di Halaman Panti Yatim Muhammadiyah Boja

    Juni 1, 2025

    Ustadz Jumari Al Ngluwari Tekankan Pentingnya Tiga Nilai Akhlak Mulia: Pemaaf, Menyeru Kebaikan, dan Menjauhi Orang Jahil

    Mei 16, 2025

    Kapal Mendoan, Warisan Rasa dari Tanah Kebumen

    September 20, 2025

    PCM Ngampel Ingatkan Kader: Jangan Gagal Paham Soal Muhammadiyah

    Agustus 11, 2025

    Tiga Titik Cahaya Muhammadiyah: Dari Kampung Kecil di Yogyakarta Menyinari Nusantara hingga Dunia

    Agustus 9, 2025

    Pancasila sebagai Pedoman Moral dan Ideologis Bangsa

    Juni 1, 2025

    SAMBUT MILAD, MUHAMMADIYAH GELAR LOMBA FACHRODIN AWARD

    Agustus 29, 2023

    Bupati Kendal Beri Hadiah Umroh 2 Security Muhammadiyah, Berangkat Bergabung Jamaah Arrahmah Tour

    Agustus 19, 2023

    Rayakan HUT RI Ke 78, Pegawai Komplek Gedung PDM Kendal Gelar Jalan Sehat dan Lomba

    Agustus 19, 2023

    Sukses Gelar Musyawarah Cabang Aisyiyah Brangsong, Tetapkan Siti Rofingah sebagai Ketua

    Agustus 16, 2023

    Lazismu Kendal Perkuat Integritas Amil, Mustahik Dibidik Jadi Muzaki

    Oktober 17, 2026

    178 Wisudawan UMKABA Ditantang Tak Sekadar Pegang Ijazah, Kendal Butuh Kontribusi Nyata

    Oktober 17, 2026

    Cegah Tawuran dan Provokasi Medsos, Polres Kendal Tanamkan Karakter Pelajar.

    Oktober 17, 2026

    Normalisadi Sungai Kendal Terganjal Bangunan 

    Oktober 16, 2026
  • Editorial
  • Penerbitan Buku
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal
Beranda » Biarkan, Masih Banyak Orang, Kalimat Sederhana Yang Membunuh Pengkaderan
Opini

Biarkan, Masih Banyak Orang, Kalimat Sederhana Yang Membunuh Pengkaderan

RedaksiRedaksiOktober 16, 202603 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Oleh Galuh Andi Luxmana

Ada keadaan yang patut menjadi renungan di Muhammadiyah. Ketika seorang kader kecewa, memilih mutung, lalu menjauh dari persyarikatan, respons yang muncul justru kurang baik. Ada yang berkata, “Biarkan saja, masih banyak orang,” atau menganggap kader tersebut gampang mutung. Kalimat ini mungkin terdengar sederhana, tetapi bisa melukai orang yang selama ini berjuang.

Memang, tidak semua kader yang mundur disebabkan oleh kesalahan pimpinan. Namun, perlu ada keberanian untuk bertanya mengapa kader tersebut memilih pergi. Jangan sampai kita lebih cepat menyalahkan daripada mendengarkan. Melalui tabayun, persoalan bisa dibicarakan dan jalan keluar dapat dicari bersama. Kader perlu memperbaiki diri, tetapi pimpinan juga perlu mengevaluasi cara memimpin. Jangan sampai orang yang ikut membesarkan organisasi justru dibiarkan pergi tanpa ada upaya memahami persoalannya.

Persoalan ini berkaitan dengan kepemimpinan dan pengkaderan. Tidak semua pimpinan Muhammadiyah tumbuh melalui proses kaderisasi sejak bawah. Ada yang dipercaya karena memiliki keahlian, jabatan, jaringan, atau kemampuan tertentu yang dibutuhkan persyarikatan. Kehadiran mereka tentu membawa manfaat. Namun, kemampuan profesional tidak otomatis membuat seseorang memahami cara mengayomi kader.

Memimpin bukan sekadar menjalankan program dan membagi tugas, tetapi juga mendampingi manusia agar tumbuh bersama organisasi. Ketika ruh pengkaderan tidak dipahami, hubungan dengan kader bisa berubah menjadi persoalan suka atau tidak suka (like and dislike). Kader yang sejalan dirangkul, sedangkan yang berbeda pandangan dijauhkan. Padahal, Muhammadiyah membutuhkan kepemimpinan yang adil, terbuka, dan mampu merawat perbedaan demi kepentingan persyarikatan.

Sejarah KH. Ahmad Dahlan memberikan pelajaran bahwa membangun gerakan bukan hanya soal gagasan besar, tetapi juga mendidik manusia. Melalui pendidikan dan pembinaan, beliau mengajak orang-orang di sekitarnya untuk ikut memperjuangkan cita-cita Muhammadiyah. Dari proses itulah tumbuh generasi yang meneruskan perjuangan. Pelajarannya, organisasi tidak cukup hanya mencari orang-orang hebat yang sudah jadi, tetapi juga harus bersedia mendidik mereka yang masih berproses.

Kaderisasi membutuhkan kesabaran karena tidak semua orang langsung matang dan tidak semua orang selalu benar. Jika kader yang sedang kesulitan justru ditinggalkan, siapa yang akan mendampingi mereka untuk berkembang? Gerakan yang besar bukan hanya gerakan yang mampu memanfaatkan kemampuan anggotanya, melainkan juga yang mau membesarkan potensi setiap kader.

Al-Qur’an memberikan pedoman kepemimpinan dalam Surah Ali Imran ayat 159. Allah menjelaskan bahwa sikap lemah lembut Nabi Muhammad membuat orang-orang tetap dekat dengannya. Seandainya beliau bersikap keras dan berhati kasar, mereka tentu akan menjauh. Ayat ini juga mengajarkan pentingnya memaafkan dan bermusyawarah. Pesan tersebut relevan dalam kehidupan organisasi. Ketika kader kecewa atau melakukan kesalahan, jangan terburu-buru menghakimi. Berikan ruang untuk berbicara, menjelaskan persoalan, dan mencari penyelesaian.

Bagi orang-orang yang mengkader dari bawah, kehilangan seorang kader bukan perkara sepele. Ada waktu, tenaga, kesabaran, dan harapan yang telah ditanamkan. Ketika kader tersudut, kecewa, lalu tidak pernah muncul kembali, yang hilang bukan sekadar satu anggota, melainkan juga potensi dan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan bersama. Pak Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, juga menekankan pentingnya kaderisasi dan pembinaan anggota agar persyarikatan tidak hanya kuat dalam amal usaha, tetapi juga kokoh dalam kehidupan kadernya.

Pada akhirnya, Muhammadiyah membutuhkan pimpinan yang bukan hanya pandai memanfaatkan kemampuan orang lain, tetapi juga mampu menumbuhkan dan merawat kader. Mereka yang tidak melalui pengkaderan formal tetap dapat menjadi pimpinan, asalkan bersedia belajar memahami ruh kaderisasi dan mengayomi anggota. Sebaliknya, kader yang tumbuh dari bawah juga perlu menjaga kedewasaan dan terbuka terhadap kritik. Merawat persyarikatan adalah tanggung jawab bersama, tetapi pimpinan memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang membuat kader merasa didengar dan dihargai.

*) Galuh Andi Luxmana, S.Pd; M.Pd Praktisi Pendidikan dan Ketua Korp Mubaligh Muhammadiyah Kendal

Post Views: 40
Share. Facebook Telegram WhatsApp

Related Posts

Jangan Biarkan Tren Mengalahkan Karakter

Oktober 12, 2026

Pesan Kemarau Berkepanjangan: Tinjauan Teologis

Oktober 8, 2026

Ketika Prestasi Anak Menjadi Cermin Harga Diri Orang Tua

Oktober 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tawuran No, Tapak Suci Yess

Februari 2, 2024

Jamaah Umroh Termuda dan Tertua, Elfino dan Sunaryo Diterbangkan Ke Tanah Suci Via Arrahmah Tour

Februari 20, 2024

Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Singorojo, Sekretaris PDM Kendal: Muhammadiyah Jangan Ketinggalan

Agustus 2, 2023

Ketua PCM Kangkung, Dari Jualan Pupuk Sampai Punya 5 Kios Toko

Februari 17, 2024
Don't Miss
Berita

Lazismu Kendal Perkuat Integritas Amil, Mustahik Dibidik Jadi Muzaki

By Redaksi

KENDALMU.OR.ID. Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi taruhan profesionalisme amil Lazismu…

178 Wisudawan UMKABA Ditantang Tak Sekadar Pegang Ijazah, Kendal Butuh Kontribusi Nyata

Oktober 17, 2026

Cegah Tawuran dan Provokasi Medsos, Polres Kendal Tanamkan Karakter Pelajar.

Oktober 17, 2026

Normalisadi Sungai Kendal Terganjal Bangunan 

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Lazismu Kendal Perkuat Integritas Amil, Mustahik Dibidik Jadi Muzaki

Oktober 17, 2026

178 Wisudawan UMKABA Ditantang Tak Sekadar Pegang Ijazah, Kendal Butuh Kontribusi Nyata

Oktober 17, 2026

Cegah Tawuran dan Provokasi Medsos, Polres Kendal Tanamkan Karakter Pelajar.

Oktober 17, 2026
Most Popular

Tawuran No, Tapak Suci Yess

Februari 2, 2024

Jamaah Umroh Termuda dan Tertua, Elfino dan Sunaryo Diterbangkan Ke Tanah Suci Via Arrahmah Tour

Februari 20, 2024

Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Singorojo, Sekretaris PDM Kendal: Muhammadiyah Jangan Ketinggalan

Agustus 2, 2023
Majelis
  • Coronavirus
  • Opini
  • Dakwah
  • Khazanah
  • Fiqih
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Buy Now
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.