KENDALMU.OR.ID . Gelar sarjana tak cukup menjadi bekal untuk menghadapi ketatnya persaingan kerja dan pesatnya perkembangan teknologi. Sebanyak 178 wisudawan Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) ditantang membuktikan kompetensi melalui karya nyata, inovasi, dan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Pesan tersebut mengemuka dalam Wisuda V dan Angkat Sumpah UMKABA di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Sabtu (17/10/2026).
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama Rektor UMKABA Prof. Anton Agus Setyawan mendorong para lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Bupati menegaskan, wisuda bukan akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal tanggung jawab baru. Terlebih, pertumbuhan sektor industri di Kabupaten Kendal membuka peluang bagi lulusan untuk mengembangkan karier sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
“Harapan kami, setelah lulus ini kemudian berkarya dan membangun bersama-sama Kabupaten Kendal,” tegasnya.
Dia juga meminta lulusan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta inovatif dalam berpikir. Pemanfaatan teknologi informasi harus diarahkan untuk kegiatan positif dan peningkatan kompetensi.
Rektor UMKABA Prof. Anton Agus Setyawan berpesan agar wisudawan tetap optimistis menatap masa depan. Menurutnya, gelar akademik tidak sekadar menjadi bukti keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dia turut menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu untuk meningkatkan profesionalitas. Selain itu, lulusan didorong melanjutkan pendidikan ke jenjang magister hingga doktor melalui pengembangan program pascasarjana UMKABA.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMKABA Sulastri melaporkan, wisuda kali ini diikuti 178 lulusan, terdiri atas 57 laki-laki dan 121 perempuan dari berbagai program studi bidang kesehatan, pendidikan, dan profesi.
Prestasi akademik tertinggi diraih Sunia Novanita dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners dengan IPK 4,00 dan predikat cum laude. Posisi berikutnya ditempati Syarif Hidayatullah dari S1 Manajemen dengan IPK 3,99, Siva Amalia dari D3 Keperawatan dengan IPK 3,95.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kendal mengapresiasi dedikasi civitas akademika UMKABA dan kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan serta kesehatan.
Pemkab Kendal juga mengalokasikan hibah Rp5 miliar pada 2026 untuk mendukung pembangunan gedung kampus UMKABA yang ditargetkan rampung pada 28 November 2026.(fur)
