SINGOROJO, KENDALMU.OR.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Singorojo kembali menggelar pengajian rutin di Masjid At-Taqwa, Ahad (26/10/2025).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum ruhani yang memperkuat keimanan dan memperluas wawasan keislaman jamaah.
Pengajian kali ini menghadirkan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Ustadz Khaerudin, yang membawakan tema “Sejarah Kepemimpinan Umat dalam Lima Fase.” Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, ia menjelaskan perjalanan sejarah kepemimpinan Islam dari masa kenabian hingga janji kebangkitan kembali kepemimpinan yang berlandaskan wahyu.

“Sejarah umat Islam berjalan dalam lima fase besar. Dari masa kenabian hingga masa tirani, lalu akan kembali pada kepemimpinan yang mengikuti jejak kenabian,” ujar Ustadz Khaerudin dalam ceramahnya.
Ia menguraikan lima fase tersebut. Pertama, Zaman Nubuwwah, masa kepemimpinan langsung Rasulullah SAW yang ditandai dengan turunnya wahyu dan penegakan hukum Islam di Madinah. Kedua, Zaman Khulafaur Rasyidin, masa kepemimpinan Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali yang menjadi teladan dalam keadilan dan penegakan syariat.
Ketiga, Zaman Mulkan ‘Adlan (Monarki Adil), ketika sistem kerajaan menggantikan musyawarah namun tetap menegakkan dakwah dan hukum Islam. Keempat, Zaman Mulkan Jabariyah (Kekuasaan Tiran), fase kelam di mana kekuasaan berubah menjadi otoriter dan nilai-nilai Islam mulai ditinggalkan.

Terakhir, Khilafah ‘ala Minhaj Nubuwwah (Khilafah Kedua), yaitu masa kebangkitan kembali kepemimpinan Islam yang mengikuti jejak kenabian.
“Inilah janji Rasulullah SAW bahwa setelah masa kerajaan yang zalim, akan kembali hadir kepemimpinan yang adil dan berlandaskan wahyu,” tegas Ustadz Khaerudin seraya mengutip hadis riwayat Ahmad:
‘Akan ada masa kenabian di tengah kalian… kemudian masa khilafah mengikuti jejak kenabian… lalu masa kerajaan yang menggigit… kemudian masa kerajaan yang zalim… lalu kembali masa khilafah mengikuti jejak kenabian.’
Antusiasme jamaah tampak tinggi. Ratusan peserta memenuhi masjid hingga ke halaman. Menurut panitia, semangat masyarakat untuk memperdalam sejarah Islam menjadi tanda kesadaran kolektif yang tumbuh di tengah tantangan zaman.
“Melalui pengajian ini, kami berharap masyarakat semakin memahami perjalanan umat dan yakin bahwa janji kebangkitan Islam itu nyata,” ujar salah satu pengurus PCM Singorojo. (prayitno)
