WELERI, KENDALMU.OR.ID – Keberhasilan Syifa Maharani meraih prestasi akademik di SMP Muhammadiyah 11 Rowosari menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarganya.
Meski selama tiga tahun menjalani pendidikan jauh dari kedua orang tua yang tinggal di Tangerang, Syifa mampu membuktikan bahwa keterbatasan jarak tidak menghalangi lahirnya prestasi.
Ibunda Dwi Haliana mengaku terkejut sekaligus bangga saat mengetahui putrinya berhasil menjadi salah satu siswa berprestasi di sekolah.
“Rasanya terkejut, tidak menyangka bisa mendapatkan yang terbaik. Tapi kami sangat bangga dan bersyukur. Walaupun jauh dari orang tua, Alhamdulillah dia bisa membuktikan kemampuannya,” ujarnya kepada kendalmu.or.id di sela pelepasan siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 11 Rowosari, Selasa (2/6/2026) di Water Six Weleri.
Menurutnya, selama Syifa bersekolah di Kendal, komunikasi tetap terjalin intensif setiap hari. Meski tidak dapat mendampingi secara langsung, keluarga selalu berusaha memberikan motivasi dan dukungan agar putrinya tetap semangat belajar.

“Selama tiga tahun kami tidak mendampingi secara langsung. Tetapi setiap hari selalu berkomunikasi lewat telepon dan pesan. Yang kami berikan adalah motivasi dan semangat agar dia tetap fokus belajar dan mengambil hal-hal yang baik,” katanya.
Ia menilai prestasi yang diraih Syifa menjadi bukti bahwa keberhasilan seorang anak tidak semata-mata ditentukan oleh kedekatan fisik dengan orang tua, melainkan juga oleh semangat belajar, kedisiplinan, serta dukungan moral yang terus diberikan keluarga.
“Ini membuktikan bahwa anak yang jauh dari orang tua pun tetap bisa berprestasi. Yang terpenting adalah semangat dari anaknya sendiri dan dukungan yang terus diberikan keluarga,” tuturnya.
Setelah lulus dari SMP Muhammadiyah 11 Patebon, Syifa berencana melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 31 Tangerang agar dapat kembali berkumpul dengan kedua orang tuanya.
Keluarga berharap prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan di jenjang pendidikan berikutnya.
“Harapan kami tentu ke depan bisa lebih baik lagi. Tetap semangat belajar, jangan cepat merasa puas dengan prestasi yang sudah diraih, dan terus berusaha menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, keluarga juga mendorong Syifa untuk memanfaatkan berbagai program beasiswa prestasi yang tersedia sebagai bekal untuk mengembangkan potensi dan melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.
“Kami berharap dia bisa terus berprestasi dan memanfaatkan setiap peluang yang ada, termasuk beasiswa prestasi, agar masa depannya semakin baik,” pungkasnya. (fur)
