KENDAL, KENDALMU.OR.ID – Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, bersama Ketua Forum Wartawan Kendal (Forwaken), Wahyudi, menyerahkan donasi masyarakat Kendal untuk korban bencana alam di Aceh, Selasa (9/12/2025), di Mapolres Kendal. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Lazismu Kendal, lembaga penyalur bantuan yang dianggap kredibel dan terpercaya disaksikan oleh beberapa wartawan.
AKBP Hendry menyatakan bahwa donasi yang dikumpulkan melalui sinergi antara Forwaken dan Polres Kendal merupakan bukti nyata kepedulian warga terhadap sesama yang tertimpa musibah.
“Hari ini kami serahkan donasi ini kepada Lazismu, lembaga kredibel dan terpercaya untuk menyalurkannya langsung ke korban bencana. Sinergi antara aparat keamanan, media, dan lembaga kemanusiaan sangat penting untuk respons cepat dan tepat,” tegasnya. Ia menambahkan, kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong masyarakat Kendal yang tinggi dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.

Agus Wahyudi, Kepala Divisi Fundraising Lazismu Kendal, menjelaskan mekanisme pengelolaan donasi. “Donasi yang kami terima segera kami proses dan kirim ke Lazismu Jawa Tengah, lalu disalurkan ke korban bencana di Aceh dan Sumatra melalui prosedur terstruktur dan terpantau,” ungkapnya.
Agus menambahkan bahwa donasi dikumpulkan melalui berbagai kanal, mulai dari transfer bank, kotak infak di masjid, hingga sumbangan langsung dari lembaga dan instansi. Setiap sumbangan dicatat secara digital dan fisik untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Donasi diklasifikasikan menurut jenis, seperti uang tunai, bahan pangan, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya. Setiap paket dilengkapi dokumen pendukung, daftar isi, jumlah paket, dan surat jalan agar distribusi di lapangan lebih mudah dan terkoordinasi.
“Kami pastikan setiap donasi sampai dengan aman dan tepat sasaran. Laporan distribusi juga kami sampaikan ke semua donatur agar transparansi tetap terjaga,” kata Agus.
Proses pengiriman dilakukan melalui jalur darat, laut, maupun udara sesuai kondisi medan dan urgensi. Lazismu bekerja sama dengan pihak transportasi dan relawan lokal untuk menjaga keamanan barang.

“Setibanya di posko bencana, bantuan diterima tim Lazismu setempat atau lembaga partner, disortir, dan disalurkan ke pengungsian atau rumah warga terdampak. Selain itu, Lazismu Jawa Tengah telah mengirim tim relawan ke Sibolga, Sumatra, untuk mendukung penyaluran dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” imbuh Agus.
Ketua Forwaken, Wahyudi, menyebutkan total donasi yang terkumpul mencapai Rp26.805.000 dalam bentuk uang tunai, ditambah enam dos pakaian layak pakai.
“Donasi ini bukti empati masyarakat Kendal. Kami percayakan sepenuhnya kepada Lazismu Kendal untuk segera dikirim dan tepat sasaran kepada mereka yang sangat membutuhkan di Aceh,” pungkasnya.
Kegiatan penyerahan donasi ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara aparat, media, lembaga sosial, dan masyarakat dalam menanggapi bencana secara cepat dan terkoordinasi. Sinergi semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk membantu korban bencana di berbagai daerah, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan mekanisme yang jelas, sistematis, dan akuntabel, bantuan dari masyarakat Kendal diharapkan dapat meringankan beban para korban dan memberi mereka harapan di tengah kesulitan pasca-bencana.
