KENDALMU.OR.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat upaya mencetak generasi muda yang mandiri melalui program Sekolah Bisnis Kendal.
Program yang menjadi bagian dari inovasi Semanis Kamu (Sekolah Mahir Bisnis Kewirausahaan Pemuda) itu tidak hanya membekali keterampilan berwirausaha, tetapi juga telah mengantarkan Kendal meraih Juara I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Jawa Tengah 2026 dan kini masuk lima besar penilaian tingkat nasional.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid, mengatakan Sekolah Bisnis Kendal merupakan program strategis untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda sekaligus melahirkan wirausahawan muda yang kreatif, profesional, dan mampu bersaing di era digital.
“Program Semanis Kamu berhasil menjadi Juara I PPD tingkat Provinsi Jawa Tengah dan saat ini masuk lima besar penilaian tingkat nasional. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Kabupaten Kendal mampu meraih hasil terbaik,” katanya, Rabu (1/7/2026) di gedung PGRI Kendal
Ia menjelaskan, pelaksanaan program mengacu pada regulasi bidang kepemudaan, mulai dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 hingga Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Nomor 3 Tahun 2021. Tahun ini, Sekolah Bisnis Kendal mengusung tema “Semanis Kamu: Branding Panen Cuan.
Sebanyak 90 peserta terpilih mengikuti Batch I Tahun 2026 setelah lolos seleksi dari 186 pendaftar.
Para peserta akan memperoleh materi Reski Imam Gunawan, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI bersama praktisi bisnis berpengalaman.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kendal, Sulistiyo Ari Bowo, mengingatkan generasi muda agar siap menghadapi perubahan zaman yang dipengaruhi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Menurutnya, teknologi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan sehingga pemuda harus memiliki kompetensi, karakter, dan mental pejuang.
“Kendal berkembang sangat pesat dengan keberadaan KEK Kendal dan rencana kawasan industri baru. Jangan sampai peluang kerja dan peluang usaha justru diambil oleh orang dari luar daerah karena kita tidak siap,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa pengembangan kewirausahaan menjadi strategi penting untuk memperkuat perekonomian daerah melalui peran generasi muda dan UMKM.
“Ini untuk mencetak generasi muda agar berani membuka usaha. Banyak potensi Kabupaten Kendal, termasuk UMKM, yang masih perlu diperkuat dan dikembangkan. Semua harus bergerak bersama, melibatkan seluruh stakeholder, dan tidak boleh menyerah mendorong kemajuan Kendal,” tegas Bupati.
Ia berharap Sekolah Bisnis Kendal mampu melahirkan lebih banyak wirausahawan muda yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi Kabupaten Kendal secara berkelanjutan. (fur)
