PEGANDON, KENDALMU.OR.ID – SD Muhammadiyah Pegandon (Mapega) turut ambil bagian dalam karnaval peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kecamatan Pegandon, Rabu siang (27/8/2025).
Karnaval yang melibatkan sekitar 80 kontingen dari TK, SD/MI, SLTP/A, hingga pemerintah desa se-Kecamatan Pegandon itu berlangsung semarak. Ribuan penonton memenuhi sepanjang rute yang dimulai dari Desa Puguh menuju Pekuncen, Pegandon.

Kontingen SD Mapega tampil memikat dengan mengerahkan ratusan siswanya. Formasi barisan dimulai dengan tiga siswi berkebaya muslimah berhijab dan bermahkota yang membawa spanduk identitas sekolah. Mereka tampil anggun di barisan terdepan, diikuti pasukan Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) yang berbaris tegap.
Di belakangnya tampak sebuah mobil hias berornamen panji-panji Persyarikatan Muhammadiyah dan ortom yang menambah semarak suasana. Rombongan kemudian ditutup oleh barisan siswa berpakaian sekolah yang membawa gambar Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, disusul belasan siswa lainnya yang mengusung gambar para pahlawan bangsa.

Kepala SD Muhammadiyah Pegandon, Dwi Sufitri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pawai hiburan. Menurutnya, karnaval menjadi media pendidikan karakter bagi anak-anak.
“Karnaval ini untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, melatih percaya diri, kebersamaan, serta mengenalkan budaya bangsa sejak dini. Kami perlu menanamkan rasa patriotisme kepada anak-anak supaya mencintai tanah air,” ujarnya.

Partisipasi SD Mapega pun menambah warna tersendiri dalam karnaval yang menjadi tradisi tahunan warga Pegandon tersebut. Kehadiran siswa dengan berbagai busana tradisional dan islami menjadi simbol harmonisasi antara budaya lokal, nasional, dan nilai-nilai keislaman. (fur)
