SUKOREJO,KENDALMU.OR.ID. – Semangat literasi dan kreativitas digital membara di SMK Muhammadiyah 4 (Mupat) Sukorejo. Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) sekolah tersebut sukses menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis, Sabtu (9/8/2025), yang dihadiri puluhan pelajar antusias.
Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen & PNF) PDM Kendal, Sutadi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.
Ia menegaskan bahwa di era digital saat ini, pelajar Muhammadiyah harus menjadi produsen informasi positif, bukan sekadar penikmatnya.
“Sumber utama informasi sekarang ada di HP Android. Pelajar Muhammadiyah jangan hanya jadi pengguna, tapi harus menyumbang informasi yang membangun,” tegasnya di sela kegiatan.
Sutadi menilai, melalui pelatihan ini siswa tidak hanya diajarkan cara menulis artikel dan berita sesuai kaidah jurnalistik, tetapi juga bagaimana mengemasnya agar layak tayang di berbagai platform, termasuk website sekolah.
Ia mengingatkan, kegiatan yang baik seperti pelatihan ini harus ditindaklanjuti dengan publikasi agar diketahui oleh poblik.
“Jangan sampai acara ini selesai, lalu tidak ada follow-up. Apa yang kita unggah di media sosial harus punya makna dan pesan positif,” pesannya.
Ia juga menyoroti pentingnya kelengkapan informasi pada setiap foto dan video. Menurutnya, gambar tanpa keterangan lengkap akan membuat pembaca kebingungan dan mengurangi kredibilitas berita.
Selain itu, Sutadi mendorong SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo menyediakan wadah ekspresi bagi siswanya, seperti majalah dinding (mading) yang dilengkapi barcode agar bisa dibaca secara virtual.
Pelatihan jurnalistik dan desain grafis diinisiasi PR IPM Mupat yang menghadirkan dua naras umber, yakni Pimpinan Redaksi kendalmu.or.id, Abdul Ghofur, dan guru desai grafis, Kurniawati.
Pelatihan ini bertujuan membekali pelajar keterampilan menulis berita dan mengolah desain grafis, sehingga informasi yang disampaikan tidak hanya akurat tetapi juga menarik secara visual.
Dengan bekal ini, diharapkan lahir generasi muda Muhammadiyah yang cakap menulis, melek digital, dan mampu menjadi agen penyebar informasi positif di dunia maya.
