KENDALMU.OR.ID. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal memperkuat langkah menuju tata kelola organisasi yang profesional dengan mengikuti Pelatihan Manajer Eksekutif Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Tengah di Hotel Candi Indah, Semarang, Kamis–Jumat (23–24/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para manajer eksekutif PDM dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
PDM Kendal mengutus Manajer Eksekutif, Isnaini Syahid Nur Rohman, untuk mengikuti pelatihan yang difokuskan pada penguatan kapasitas kepemimpinan operasional, peningkatan efektivitas manajemen, serta pembenahan tata kelola organisasi Muhammadiyah.
Dalam arahannya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menegaskan bahwa transformasi organisasi harus dimulai dari jajaran pimpinan.
Pembenahan di tingkat manajemen operasional dinilai menjadi fondasi penting agar perubahan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh hingga ke seluruh struktur organisasi.
Pelatihan tersebut juga diarahkan untuk memperluas manfaat Muhammadiyah bagi masyarakat sekaligus menjadi model percontohan tata kelola organisasi Muhammadiyah di tingkat nasional.
Isnaini Syahid Nur Rohman menegaskan, keberhasilan mewujudkan Muhammadiyah yang profesional tidak cukup hanya dengan menghadirkan seorang manajer eksekutif. Menurutnya, seluruh sumber daya manusia harus memiliki pola pikir dan visi yang sama.

“Kami berpikir bahwa untuk mencapai Muhammadiyah Profesional Modern (MPM) tidak cukup hanya dengan adanya manajer saja, tetapi bagaimana seorang manajer mampu mengajak seluruh staf di bawahnya agar memiliki mindset MPM terlebih dahulu,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut pelatihan, PDM Kendal langsung menyiapkan langkah nyata melalui kegiatan *capacity building* bagi sekitar 28 karyawan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (25/7/2026).
Peserta berasal dari unsur Majelis Dikdasmen, Lazismu, Kantor Ar-Rahmah, dan Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP).
“Kami adalah wajah Muhammadiyah Kendal. Perubahan harus dimulai dari internal agar kami mampu menjadi penggerak dalam mewujudkan Muhammadiyah Kendal meraih predikat MPM,” ujarnya.
Pada pelatihan tersebut, PDM Kendal juga meraih penghargaan Most On Time Participant sebagai peserta paling tepat waktu.
Penghargaan itu menjadi apresiasi atas kedisiplinan dan komitmen selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui pelatihan ini, PDM Kendal menegaskan komitmennya membangun budaya kerja yang profesional, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan tata kelola organisasi yang modern, unggul, dan semakin memberi manfaat bagi umat.(hid)
