KENDAL,KENDALMU.OR.ID — Jamaah Kajian Ben Pener (JKBP) Kendal yang beranggotakan para pensiunan pegawai BRI serta masyarakat umum memperingati Milad ke-13 pada Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman salah satu anggota JKBP, Siti Nur Hayati, Kelurahan Pegulon, Kota Kendal, itu berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk rasa syukur keluarga besar JKBP.

Peringatan milad kali ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen jamaah dalam kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan jamaah serta mengenang para anggota JKBP yang telah wafat.

Selanjutnya, Ketua Pengurus JKBP, H. Kumaidi, melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan jamaah yang telah memasuki usia 13 tahun sejak resmi berdiri pada 12 Mei 2013. Potongan tumpeng diberikan kepada anggota JKBP yang paling senior.
“Ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi pengingat bahwa kebersamaan harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegas H. Kumaidi di hadapan jamaah yang hadir.

Momentum milad semakin bermakna ketika refleksi perjalanan JKBP dibacakan oleh H. Andi Muharto.
Dalam refleksi tersebut dipaparkan sejarah berdirinya JKBP, perkembangan jumlah anggota dari tahun ke tahun, hingga dinamika perjalanan jamaah selama 13 tahun terakhir.
“Perjalanan 13 tahun ini bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi, tetapi juga tentang menjaga persaudaraan dan mengenang jasa para anggota yang telah mendahului kita,” ujar H. Andi Muharto saat membacakan refleksi milad.

Suasana haru sempat menyelimuti acara ketika nama-nama anggota yang telah wafat disebutkan satu per satu sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama dari keluarga besar JKBP.
Selain agenda milad, kegiatan juga diisi dengan kajian rutin yang disampaikan pembina JKBP, Ustadz Achmad Subchan Darussalam. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga istiqamah dalam menuntut ilmu, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan memanfaatkan masa purnatugas untuk kegiatan yang bermanfaat serta bernilai ibadah.

“Usia organisasi yang panjang harus menjadi motivasi untuk terus menjaga kebersamaan, memperdalam ilmu agama, dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Ustadz Achmad Subchan Darussalam.
Kegiatan berlangsung tertib, akrab, dan penuh kekhidmatan hingga akhir acara. Para anggota berharap JKBP terus menjadi wadah silaturahmi, kajian, dan penguatan spiritual bagi para pensiunan pegawai BRI maupun masyarakat umum di masa mendatang. (fur)
