KENDAL,KENDALMU.OR.ID – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kendal resmi menyalurkan dana pemberdayaan sebesar Rp 679.400.000.
Dana tersebut diserahkan kepada Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom (Ortom) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula PDM Kendal, Jumat (15/8/2025).
Acara penyaluran dana berlangsung khidmat, dihadiri Ketua PDM Kendal Ikhsan Intizam, para ketua Majelis dan Lembaga, jajaran Ortom, serta eksekutif Lazismu Kendal.
Dana yang disalurkan akan dikelola langsung oleh pelaksana program, yakni Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI), Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP), Pimpinan Daerah Aisyiyah, dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM).
Hadir pula perwakilan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Lembaga Pengembangan UMKM (LPUMKM), dan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) sebagai saksi jalannya prosesi.
Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam, mengapresiasi langkah strategis Lazismu dalam menjaga kepercayaan umat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan terukur. Ia menegaskan, zakat tidak hanya memberi manfaat bagi mustahik, tetapi juga membawa keberkahan bagi muzaki dan pengelolanya.
“Para muzaki, mustahik, dan pengelola zakat semuanya akan mendapatkan keberkahan. Harta yang dikeluarkan zakatnya tidak akan berkurang, justru tumbuh dan berkembang,” tegas Ikhsan.
Sementara itu, perwakilan Badan Pengurus Lazismu Kendal, Jazuri, menekankan bahwa penyaluran dana ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk kolaborasi strategis. “Dana yang dihimpun Lazismu akan lebih tepat sasaran karena dikelola langsung oleh pihak yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa zakat mampu menggerakkan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Manajer Lazismu Kendal, Suprapto, menambahkan bahwa penyaluran dana ini merupakan amanat dari Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lazismu 2025. Jumlah dana yang disalurkan telah melalui serangkaian pembahasan dan kesepakatan dengan Majelis, Lembaga, dan Ortom Muhammadiyah Kendal.
“Total dana pemberdayaan yang kami serahkan mencapai Rp 679.400.000. Anggaran ini ditetapkan melalui beberapa tahapan kesepakatan, sehingga setiap rupiah yang tersalurkan jelas peruntukannya,” jelas Suprapto.
Adapun program yang akan dijalankan meliputi Peduli Guru, Ternak Mandiri, Tani Bangkit, dan Beasiswa Sang Surya. Program Peduli Guru difokuskan pada peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, Ternak Mandiri diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui peternakan rakyat, Tani Bangkit diperuntukkan bagi penguatan sektor pertanian lokal, sedangkan Beasiswa Sang Surya hadir membuka akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Lazismu Kendal menegaskan, kerja sama ini tidak berhenti pada penyaluran dana semata. Keberhasilan program ditentukan oleh kesinambungan sinergi antara Lazismu dengan seluruh Majelis, Lembaga, dan Ortom.
“Program ini harus menjadi gerakan berkesinambungan. Kami ingin masyarakat merasakan dampak langsung dari pengelolaan zakat yang profesional,” kata Suprapto.
Hal senada disampaikan Ikhsan Intizam. Ia menegaskan komitmen Muhammadiyah Kendal bersama Lazismu dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.
“Kami ingin masyarakat percaya bahwa zakat yang mereka titipkan benar-benar kembali untuk kepentingan umat,” pungkasnya.
