KENDALMU.OR.ID. Langit kawasan wisata Curug Sewu, Kabupaten Kendal, dipastikan akan dipenuhi puluhan parasut warna-warni saat gelaran Kabupaten Kendal Paragliding Cross Country Championship (KPXC) 2026 pada 6–9 Agustus 2026.
Sekitar 60 atlet paralayang dari dalam dan luar negeri akan mengikuti nomor cross country atau terbang jelajah yang menjadi andalan dalam kejuaraan tersebut.
Ketua panitia, Sutrisno, mengatakan nomor yang dipertandingkan merupakan kategori terbang jelajah, di mana para atlet akan mengandalkan kemampuan membaca arah angin, menentukan jalur penerbangan, sekaligus mendarat di titik yang telah ditentukan panitia.
Menurutnya, atraksi puluhan parasut yang terbang secara bersamaan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Curug Sewu.
“Sekitar 60 parasut akan menghiasi langit Curug Sewu secara bersamaan. Pemandangan ini tentu akan menjadi tontonan yang sangat menarik sekaligus menunjukkan potensi olahraga dirgantara di Kabupaten Kendal,” tegas Sutrisno, Ahad (19/7/2026)
Ia menjelaskan, lokasi Curug Sewu dipilih setelah melalui serangkaian uji kelayakan oleh tim Komite Paralayang Jawa Tengah.
Hasil pengujian menunjukkan kawasan tersebut memiliki karakteristik medan dan kondisi angin yang sangat mendukung untuk pelaksanaan penerbangan cross country.
Sutrisno menegaskan, kualitas area lepas landas maupun lintasan penerbangan telah memenuhi standar untuk penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
“Medan di Curug Sewu sudah diuji oleh tim Komite Paralayang Jawa Tengah dan dinilai sangat bagus untuk penerbangan jelajah atau cross country. Atlet akan diterbangkan menuju tujuh titik landing yang berbeda setiap harinya dengan radius sekitar 10 kilometer ke depan, kanan, maupun kiri dari lokasi lepas landas,” ujarnya.
Skema perlombaan tersebut membuat setiap atlet dituntut memiliki kemampuan navigasi udara yang baik karena lokasi pendaratan akan berganti setiap hari.
Tantangan itu sekaligus menjadi daya tarik kompetisi yang menggabungkan unsur olahraga, strategi, dan keindahan panorama alam Kendal.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi atlet paralayang, tetapi juga memperkenalkan Curug Sewu sebagai destinasi sport tourism unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. (fur)
