KENDALMU.OR.ID – Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Daerah Kendal kini memiliki kepengurusan baru.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kendal resmi melantik jajaran pengurus KMM periode baru dalam Pengajian Pimpinan di Aula KH Ahmad Dahlan lantai 3 Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA), Ahad (30/8/2026).
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran PDM Kendal, pimpinan majelis dan lembaga, pimpinan cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Kendal, serta ratusan jemaah dan aktivis dakwah.
Prosesi ditandai pembacaan Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus dan ikrar pelantikan. Para pengurus menyatakan kesiapan mengemban amanah dakwah amar ma’ruf nahi munkar sekaligus memperkuat peran mubaligh di tengah perubahan sosial masyarakat.
Ketua PDM Kendal KH Ikhsan Intizam, menegaskan KMM memiliki posisi strategis dalam memperkuat ideologi persyarikatan sekaligus menggerakkan dakwah Islam yang mencerahkan.
“Mubaligh Muhammadiyah harus menjadi pelopor dakwah yang mencerahkan, berwawasan luas, serta adaptif terhadap perkembangan era digital tanpa mengesampingkan keilmuan syar’i yang matang,” tegas Ikhsan.
Menurutnya, keberadaan KMM Kendal diharapkan mampu merawat basis jemaah dan memperluas jangkauan dakwah Islam berkemajuan hingga tingkat akar rumput.
Karena itu, mubaligh dituntut tidak hanya memiliki kemampuan menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga memahami tantangan dakwah di era digital.
Berdasarkan SK yang dibacakan dalam pelantikan, Galuh Andi Luxmana dipercaya sebagai Ketua KMM Daerah Kendal. Posisi Wakil Ketua dijabat Ustaz Dzikrullah Al Hafidz, Sekretaris Fajar Febrianto, serta Bendahara Rifqi Ziaur Rahman.
Kepengurusan baru tersebut langsung dihadapkan pada sejumlah agenda strategis. Di antaranya peningkatan kualitas dan pemetaan mubaligh melalui penguatan kompetensi serta penataan penceramah di lingkungan Muhammadiyah Kendal.
Selain itu, digitalisasi dakwah menjadi perhatian utama. Media sosial dan berbagai platform digital akan dioptimalkan sebagai sarana syiar untuk menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda.
KMM juga diarahkan memperkuat koordinasi dengan pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan agar aktivitas dakwah lebih terarah dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan mushafahah antara jajaran PDM, pengurus KMM yang baru dilantik, serta jemaah yang hadir. (fajar)
