KENDALMU.OR.ID. SD Muhammadiyah Purin, Kecamatan Patebon, mengawali Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyambut 110 peserta didik baru, Senin (13/7/2026).
Jumlah tersebut membuat total siswa di sekolah itu kini mencapai 558 orang, sekaligus melanjutkan tren peningkatan jumlah peserta didik selama enam tahun terakhir.

Pembukaan MPLS ditandai dengan pelepasan burung merpati bersama sama.
Kepala SD Muhammadiyah Purin, Akhmad Sofi Irwanto, mengatakan, semula sekolah menerima 112 siswa baru. Namun, empat calon siswa mengundurkan diri karena mengikuti orang tua yang pindah tugas.
Meski demikian, dua siswa pengganti telah mendaftar sehingga jumlah peserta didik baru kembali bertambah.
“Alhamdulillah, kami memohon doa dan dukungan agar SD Muhammadiyah Purin tetap menjadi pilihan masyarakat. Selama tahun 2020 hingga 2026 tren jumlah siswa terus meningkat. Ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bertambahnya jumlah siswa menjadi tantangan tersendiri karena SD Muhammadiyah Purin berada di kawasan yang memiliki sejumlah sekolah favorit.
“Kami sadar persaingan semakin ketat. Karena itu, kami harus terus berinovasi, memberikan pelayanan terbaik, serta menghadirkan pembeda agar orang tua tetap mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SD Muhammadiyah Purin,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Purin, Nashron, mengatakan tingginya kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijawab dengan peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sarana prasarana sekolah.

“Alhamdulillah, tahun ini SD Muhammadiyah Purin kembali membuka empat rombongan belajar. Ini patut kita syukuri karena masyarakat masih mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SD Muhammadiyah Purin. Kepercayaan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar bagi kita semua untuk terus memberikan layanan pendidikan yang terbaik,” kata Nashron.
Menurutnya, PCM Purin terus mendorong pengembangan Kampus II, termasuk pembebasan lahan di sisi sekolah yang telah masuk dalam rencana pembangunan.
“Kami berharap pembangunan Kampus II dapat terus dilanjutkan. Pembebasan lahan di samping sekolah menjadi kebutuhan agar pengembangan fasilitas pendidikan bisa berjalan sesuai rencana. Insyaallah, dengan dukungan semua pihak, cita-cita itu dapat terwujud demi memberikan layanan pendidikan yang semakin baik,” ujarnya.
Selain itu, Nashron menyebut pembangunan Masjid Baitus Salam yang didukung wakaf masyarakat telah dimulai. Ia berharap pembangunan masjid, pengembangan Kampus II, dan penambahan fasilitas sekolah dapat segera terealisasi untuk mendukung proses pendidikan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH. Ikhsan Intizam, mengajak seluruh peserta didik baru SD Muhammadiyah Purin menjalani hari pertama sekolah dengan penuh semangat dan rasa bahagia.
“Hari ini menjadi pengalaman pertama adik-adik memasuki dunia sekolah. Belajarlah dengan gembira, bahagia, dan penuh semangat. Kalau masih merasa canggung atau malu, itu hal yang wajar. Insyaallah, di sekolah ini adik-adik akan mendapatkan banyak teman, guru yang membimbing, serta pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujar KH. Ikhsan Intizam.
Ia berharap para peserta didik baru dapat mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan baik sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar sejak dini.
“Kalau adik-adik rajin belajar dan bersungguh-sungguh setiap hari, insyaallah akan menjadi anak-anak yang sukses. Ingat pesan ini, man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil. Jadikan semangat itu sebagai bekal selama menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah Purin,” tegas KH. Ikhsan Intizam.
Turut hadir, antara lain Wakil Ketua PDM Kendal Korbid Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kendal, Sodiq Purwanto, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal, Inu Indarto, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Purin, Langgeng Budiharjo, serta jajaran guru. (fur)
